Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Kampung Ternak Lokpaikat Diperkuat 20 Sapi Indukan, Bidik Sentra Peternakan Tapin

×

Kampung Ternak Lokpaikat Diperkuat 20 Sapi Indukan, Bidik Sentra Peternakan Tapin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260901 WA0025 e1788244794407
KAMPUNG TERNAK - Peresmian Pendopo Kampung Ternak dan Rumah Kesehatan Hewan di Desa Lokpaikat Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. (Kalimantanpost.com/abdi)

RANTAU, Kalimantanpost.com — Upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan peternakan sapi mulai diperkuat di Desa Lokpaikat, Kabupaten Tapin.

Pemerintah daerah bersama PT Bhumi Rantau Energi membangun pendopo Kampung Ternak dan Rumah Kesehatan Hewan yang dilengkapi bantuan 20 ekor sapi indukan untuk dikelola masyarakat.

Kalimantan Post

Fasilitas tersebut diresmikan pada Selasa (1/9/2026) di Desa Lokpaikat Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Bupati Tapin H Yamani diwakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin drh Triasmoro secara resmi meresmikan pondok kampung ternak dan rumah kesehatan hewan.

Kepala Teknik Tambang PT Bhumi Rantau Energi Rio Arifan Chandra mengatakan, pembangunan fasilitas dan bantuan ternak merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya penyediaan daging sapi.

“Selain pendopo Kampung Ternak dan Rumah Kesehatan Hewan, kami memberikan 20 ekor sapi indukan yang dikelola oleh warga,” kata Rio.

Menurut dia, bantuan tersebut tidak berhenti pada penyediaan ternak. Masyarakat didorong mengembangkan populasi sapi melalui pembibitan sehingga program dapat memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.

PT Bhumi Rantau Energi berharap Desa Lokpaikat berkembang menjadi salah satu sentra peternakan sapi di Kabupaten Tapin, khususnya di Kecamatan Lokpaikat.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin drh Triasmoro mengatakan, keberadaan Rumah Kesehatan Hewan menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas ternak. Fasilitas tersebut memungkinkan pelayanan kesehatan hewan lebih dekat dengan kawasan peternakan masyarakat.

“Rumah kesehatan hewan dan pendopo ini merupakan yang pertama dibangun perusahaan di Kabupaten Tapin,” ujar Triasmoro.

Ia menilai kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta diperlukan untuk mengembangkan peternakan rakyat. Bantuan sapi indukan, kata dia, harus dikelola secara optimal agar tidak sekadar menjadi bantuan awal, tetapi berkembang menjadi sumber penghasilan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Tapin Salurkan Ambulans dan Kendaraan Pengangkut Sampah

“Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta sangat krusial. Kami berharap fasilitas dan bantuan indukan sapi ini dirawat dengan optimal agar dapat menggerakkan perekonomian warga sekaligus memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Tapin,” katanya.

Pengembangan Kampung Ternak Lokpaikat diharapkan dapat membentuk ekosistem peternakan yang lebih terintegrasi, mulai dari pembibitan, pemeliharaan, hingga layanan kesehatan hewan.

Dalam jangka panjang, program tersebut diharapkan meningkatkan populasi sapi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. (abd/KPO-4)

Iklan
Iklan