Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Lamandau Diselimuti Asap, Warga Mulai Keluhkan Batuk dan Radang Tenggorokan

×

Lamandau Diselimuti Asap, Warga Mulai Keluhkan Batuk dan Radang Tenggorokan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260829 WA0004 e1787971890535

NANGA BULIK, Kalimantanpost.com – Dampak musim kemarau berkepanjangan dan aktivitas pembakaran lahan mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Debu dan asap yang mencemari udara membuat sebagian warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan, mulai dari batuk, pilek hingga radang tenggorokan.

Keluhan tersebut terutama dirasakan masyarakat yang banyak beraktivitas di luar rumah. Paparan debu dan asap membuat tenggorokan terasa kering dan perih, disertai batuk serta pilek yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kalimantan Post

Kondisi ini menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau. Masyarakat diminta tidak menganggap sepele dampak pencemaran udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terlebih jika paparan terjadi secara terus-menerus.

Kabid Kesprimkom Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, Mahrus Efendi, SAP, Jumat (28/8/2026) mengimbau seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak karhutla dan kabut asap terhadap kesehatan.

Menurutnya, kabut asap dapat mencemari udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan seperti asma, ISPA maupun penyakit paru-paru kronis.

“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang bekerja atau beraktivitas di luar rumah, agar selalu menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan asap,” imbaunya.

Mahrus juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara tidak sehat atau asap mulai semakin pekat. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara yang tercemar.

Selain menggunakan masker, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

“Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata atau keluhan kesehatan lainnya,” pesannya.

Dinas Kesehatan Lamandau juga mengingatkan masyarakat untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak, lansia dan anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Baca Juga :  Tinjau Karhutla Presiden RI Tiba di Kalteng, Area Terbakar Capai 4499,21 Hektare

Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung, kewaspadaan masyarakat perlu terus ditingkatkan. Pencegahan tidak hanya dilakukan ketika asap sudah pekat, tetapi juga dengan menghindari aktivitas yang dapat memperburuk pencemaran udara.

“Jaga kesehatan keluarga kita, lindungi diri dari dampak kabut asap,” demikian imbauan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau. (ek/KPO-3)

Iklan
Iklan