BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tim nasional Indonesia untuk keenam kalinya tersingkir di babak awal Piala AFF setelah dalam pertandingan terakhir Grup A ditahan imbang tuan rumah Singapura 1-1 yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/9/2026) malam.
Tambahan satu poin, Indonesia hanya memperoleh poin 7 dari 2 kali menang, sekali seri dan satu kali kalah.
Hasil imbang Singapura lolos ke semifinal dengan poin 8 dari 2 kali menang dan 2 kali seri.
Sementara itu Vietnam menjadi juara Grup A setelah dalam pertandingan lainnya mengalahkan Kamboja 3-1, sehingga memperoleh poin 10 dari 3 kali menang dan 1 kali seri.
Ini merupakan keenam kalinya Indonesia tersisih di Piala AFF. Ada pun tim Garuda terhenti di babak awal yakni tahun 2007 dengan menempati peringkat ketiga Grup B, tahun 2012 di posisi ketiga Grup B, pada tahun 2014 peringkat ketiga Grup A, di tahun 2018 urutan kelima Grup B dan pada 2024 menempati peringkat ketiga Grup B.
Indonesia yang harus memenangkan pertandingan sebenarnya mendapat peluang emas di menit awal melalui Mitchell Baker, sayangnya tendangan kesamping kiri gawang.
Indonesia yang terus menggempur melalui duet Baker – Ragnar Oratmangoen dibantu Eliano dan Donny Tri Pamungkas mampu dipatahkan lini belakang Singapura.
Kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Indonesia kembali berinisiatif melakukan serangan. Hasilnya Ragnar Oratmangoen mampu mencetak gol di menit 47 memanfaatkan kemelut di mulut gawang Singapura.
Unggul 1-0, Indonesia berada di atas angin.
Namun, keputusan wasit yang menganulir kartu merah pemain Singapura Song Ui-yong sempat mendapatkan kartu kuning kedua setelah menyikut gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner mengganggu permainan Garuda.
Singapura pun menyamakan kedudukan 1-1 melalui Ilhan Fandi di menit 66 memanfaatkan kesalahan koordinasi antar kiper Indonesia dengan Rizky Ridho.
Kedudukan 1-0 bertahan hingga babak kedua berakhir. (ful/KPO-3)















