Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Pemkab Tapin Pelajari Model Pengelolaan Sampah di Bali

×

Pemkab Tapin Pelajari Model Pengelolaan Sampah di Bali

Sebarkan artikel ini
Hal 12 Tapin 35 klm 1
BUPATI TAPIN - H Yamani saat melakukan kaji tiru ke PT Arco Samudera Perkasa Cabang Bali dalam rangka memperkuat upaya pembenahan sistem pengelolaan sampah di daerah. (KP/Ist)

Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin memperkuat upaya pembenahan sistem pengelolaan sampah melalui kaji tiru ke PT Arco Samudera Perkasa Cabang Bali, Selasa (28/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengadopsi inovasi pengelolaan sampah terpadu yang dinilai mampu mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA) sekaligus meningkatkan tingkat daur ulang.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin, Chandra, mengatakan kerja sama dengan PT Arco Samudera Perkasa telah berlangsung sejak Oktober 2025. Perusahaan tersebut menangani pengelolaan 530 petugas kebersihan serta pengangkutan sampah dari tempat penampungan sementara (TPS) menuju TPA.

Kalimantan Post

Menurut Chandra, salah satu inovasi yang menjadi fokus pembelajaran adalah pengembangan TPS Terpadu yang mengedepankan pemilahan dan pengolahan sampah sebelum dibuang ke TPA.

“Produksi sampah di Kabupaten Tapin saat ini mencapai sekitar 76 ton per hari. Melalui sistem ini, kami menargetkan sekitar 40 ton dapat didaur ulang melalui kolaborasi antara PT Arco Samudera Perkasa, masyarakat, dan Dinas Lingkungan Hidup, sehingga hanya sisanya yang berakhir di TPA,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi saat ini menunjukkan sekitar 80 persen sampah masih dibuang langsung ke TPA, sedangkan hanya 20 persen yang dikelola melalui fasilitas TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Karena itu, penerapan sistem pengelolaan terpadu diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengolahan sekaligus menekan volume sampah yang masuk ke TPA.

Bupati Tapin H. Yamani menegaskan pemerintah daerah berkomitmen membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan melalui penerapan teknologi, penguatan pemilahan sampah dari sumber, serta kolaborasi dengan sektor swasta dan masyarakat.

“Pengelolaan sampah tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama. Kita membutuhkan sistem yang terintegrasi agar pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan ramah lingkungan,” kata Yamani.

Baca Juga :  Polres Tapin Bongkar Dugaan Penipuan Berkedok Tebus Murah, 22 Orang Jadi Tersangka

Ia menilai target mendaur ulang sedikitnya 40 ton sampah setiap hari akan memperpanjang umur operasional TPA sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

Selain itu, penguatan peran TPS 3R juga diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi melalui pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai guna.

“Tujuan kami bukan hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga menjadikan sampah sebagai bagian dari ekonomi sirkular yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Tapin optimistis penerapan inovasi TPS Terpadu secara bertahap mampu menekan ketergantungan terhadap TPA hingga di bawah 50 persen dalam beberapa tahun mendatang, sekaligus mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Dalam kunjungan itu Bupati di dampingi Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani, Kepala Dinas Perkimtam Yumanto AP, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sugian Noor, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rina Indriani, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sapuani, Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Kepala Kesbangpol Tapin Sopyan. (abd/rel/K-6)

Iklan
Iklan