Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

PT Bangun Banua Paparkan Tantangan Hukum dan Peluang Bisnis, Tegaskan Komitmen Jaga Aset Daerah

×

PT Bangun Banua Paparkan Tantangan Hukum dan Peluang Bisnis, Tegaskan Komitmen Jaga Aset Daerah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260806 WA0033

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan membeberkan berbagai tantangan yang tengah dihadapi perusahaan, mulai dari persoalan hukum hingga pengembangan sejumlah unit usaha strategis, dalam dialog terbuka bersama insan pers di Hotel Rodhita Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).

Direktur Utama PT Bangun Banua, H. Afrizaldi, S.I.Kom., mengatakan perusahaan daerah tersebut saat ini sedang menghadapi sejumlah proses hukum yang membutuhkan perhatian serius. Berbagai langkah hukum telah ditempuh, termasuk mengajukan peninjauan kembali (PK) dengan melibatkan tim kuasa hukum dari Jakarta untuk menangani perkara pidana maupun perdata.

Kalimantan Post

Menurut Afrizaldi, sebagai perusahaan milik daerah, setiap kebijakan dan pengelolaan keuangan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Sebagai perusahaan daerah, setiap rupiah yang dikelola harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, ketika menghadapi persoalan hukum, kami harus memperjuangkan dan mempertahankan aset daerah,” ujarnya di hadapan jajaran direksi dan sejumlah mitra perusahaan.

Ia menegaskan, persoalan hukum yang dihadapi PT Bangun Banua tidak semata-mata menyangkut nilai ekonomi, tetapi juga menyangkut kehormatan pemerintah daerah sebagai pemegang saham.

“Bukan soal besar atau kecil nilainya, tetapi ada harga diri pemerintah daerah yang harus dipertahankan,” tegasnya.

Afrizaldi menjelaskan, PT Bangun Banua terus berupaya membangun kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi, termasuk menyampaikan perkembangan berbagai persoalan yang tengah dihadapi perusahaan.

Selain membahas persoalan hukum, manajemen juga memaparkan sejumlah sektor usaha yang saat ini dijalankan. Di bidang pangan, PT Bangun Banua berperan membantu pemerintah daerah dalam operasi pasar dan pengendalian inflasi dengan mendistribusikan kebutuhan pokok kepada masyarakat.

“Kami ikut mendukung tugas pemerintah, termasuk mendistribusikan kebutuhan pokok saat terjadi kenaikan harga atau kondisi tertentu,” katanya.

Di sektor energi, perusahaan juga menjalankan usaha distribusi gas elpiji tiga kilogram melalui kerja sama dengan berbagai mitra. Meskipun kontribusi bisnis tersebut belum terlalu besar, sektor energi tetap menjadi salah satu fokus pengembangan perusahaan.

Baca Juga :  Mulai 1 Agustus Harga Pertamax Turun jadi Rp15.950 Per Liter

PT Bangun Banua juga memiliki sejumlah anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari pengelolaan sumber daya alam hingga jasa pelayanan. Namun, perubahan regulasi yang berlaku sejak 2022 berdampak pada perubahan mekanisme pembagian hasil sehingga memengaruhi kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah.

“Hal ini menjadi perhatian kami agar ke depan manfaat perusahaan daerah bagi masyarakat tetap maksimal,” ungkap Afrizaldi.

Dalam kesempatan itu, manajemen menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap perusahaan daerah agar mampu bersaing dengan sektor swasta sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

“Perusahaan daerah dibentuk bukan untuk memonopoli, melainkan untuk memperkuat perekonomian daerah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tuturnya.

Ke depan, PT Bangun Banua juga tengah menjajaki sejumlah peluang usaha baru, seperti penyediaan oksigen medis bagi rumah sakit pemerintah, layanan perawatan kendaraan dinas selama 24 jam, pengelolaan parkir, hingga pengembangan kawasan olahraga, seni, budaya, dan hiburan.

Melalui dialog bersama media, PT Bangun Banua berharap dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas sekaligus menerima masukan dan kritik konstruktif demi kemajuan perusahaan.

“Kami membutuhkan dukungan, masukan, dan pengawasan dari semua pihak agar perusahaan daerah ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kalimantan Selatan,” pungkasnya.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan