Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & PeristiwaKalteng

Pria 23 Tahun Tenggelam di Sungai Lamandau, Ditemukan tak Bernyawa 20 Meter dari Lokasi Kejadian

×

Pria 23 Tahun Tenggelam di Sungai Lamandau, Ditemukan tak Bernyawa 20 Meter dari Lokasi Kejadian

Sebarkan artikel ini
IMG 20260901 WA0023 e1788244511277

LAMANDAU kalimantanpost.com – Pencarian terhadap Ikhsan Reza Pahlevi (23), warga Nanga Bulik yang tenggelam di Sungai Lamandau, Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi awal kejadian setelah tim gabungan bersama masyarakat melanjutkan operasi pencarian yang sebelumnya dihentikan pada Senin malam.

Kalimantan Post

Kalaksa BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Alhamdulillah, saudara Ikhsan sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Hendikel.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya mandi dan menyeberangi Sungai Lamandau.

Ketika berada di tengah sungai, korban diduga mengalami lemas. Dua rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun tidak berhasil. Bahkan, keduanya sempat tertarik oleh korban hingga mengalami kelelahan dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi. Laporan kemudian diterima tim BPBD dan pada pukul 17.50 WIB tim bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian.

Penyisiran dilakukan dengan menyisir aliran sungai dan melakukan manuver di sekitar titik kejadian dengan radius pencarian sekitar 200 meter.

Sekitar pukul 20.30 WIB, Tim Basarnas Cabang Pangkalan Bun tiba di lokasi dan bergabung bersama tim gabungan serta masyarakat yang melakukan pencarian, termasuk penyelaman secara tradisional.

Namun, hingga operasi pencarian dihentikan pada pukul 22.30 WIB, korban belum ditemukan. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Selasa pagi. Dalam pencarian hari kedua, tim gabungan akhirnya menemukan korban sekitar pukul 09.00 WIB. Korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga :  Try Out "Huma Betang" Diikuti 457 Peserta.

Operasi pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Lamandau, TNI, Polri, Basarnas, Tagana serta masyarakat. Petugas menghadapi sejumlah kendala selama proses pencarian, di antaranya kondisi sungai yang relatif dangkal dan banyak bebatuan.pungkasnya (ek/KPO-3)

Iklan
Iklan