Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hulu Sungai Selatan

Pemkab HSS Serius Upaya Dekatkan Layanan Hemodialisa ke Daha

×

Pemkab HSS Serius Upaya Dekatkan Layanan Hemodialisa ke Daha

Sebarkan artikel ini
hal 12 HSS 1 3 klm 6
BUPATI HSS - Achmad Fikry mengikuti secara daring presentasi terkait upaya mendapatkan rekomendasi layanan hemodialisa untuk RSUD Daha Sejahtera. (KP/Ist)

Kandangan, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mengupayakan, agar layanan cuci darah atau hemodialosa bisa dibuka di RSUD Daha Sejahtera.

Tujuannya, mendekatkan pelayanan kesehatan di wilayah Daha, khususnya pelayanan kesehatan penderita gagal ginjal yang membutuhkan layanan cuci darah.

Kalimantan Post

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSS Siti Zainab, bersama jajaran RSUD Daha Sejahtera, melakukan presentasi di hadapan Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Korwil Jawa Timur yang dipimpin dr Pranawa, Sp.PD-KGH, Kamis (13/1/2022) di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Bupati HSS Achmad Fikry, turut hadir secara daring dari ruang Media Center Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten HSS.

Presentasi dilakukan agar RSUD Daha Sejahtera mendapat rekomendasi, sebagai syarat mendapatkan izin penyelenggaraan layanan.

Bupati Achmad Fikry menuturkan, presentasi itu merupakan bentuk keseriusan dan keinginan yang besar Pemkab HSS, untuk mendapatkan izin rekomendasi pelayanan cuci darah di RSUD Daha Sejahtera.

Ia menjelaskan, yang mendasari keinginan menjadikan RSUD Daha Sejahtera mempunyai layanan cuci darah, adalah untuk mendekatkan pelayanan kepada pasien di Daha.

“Dari fakta di lapangan juga di temukan bahwa pasien-pasien cuci darah ini berasal dari keluarga tidak mampu, sehingga jika mereka cuci darah ke Kandangan di RSUD Hasan Basry maka biaya yang mereka keluarkan sangat besar,” terangnya.

Diterangkannya, cuci darah seharusnya dilakukan dua kali se pekan. Namun masyarakat terpaksa hanya melakukan sekali se pekan, karena terkendala ekonomi seperti biaya transportasi yang cukup jauh sekitar 30 kilometer.

Sementara ini, sejak 2019 lalu Bupati membikin kebijakan, yakni memberikan angkutan dua kali se pekan.

Tetapi, keadaan seperti itu menurutnya tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Berdasarkan diskusi berbagai pihak termasuk dengan dokter spesialis, maka diputuskan untuk mengupayakan membuka layanan cuci darah langsung di Daha.

Baca Juga :  Pemkab HSS Percepat Pengusulan Program Bedah Rumah BSPS

Turut mendampingi Bupati yang hadir secara daring itu, Sekda HSS Muhammad Noor, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Kamidi. (tor/K-6)

Iklan
Iklan