Banjarmasin, KP – Upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tak luput dari perhatian DPRD Kalsel.
Guna menunjang upaya tersebut, Komisi I DPRD Kalsel bersama mitra kerjanya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Prov Kalsel inipun menyambangi Badan Pendidikan Dan Pelatihan (Bandiklat) Daerah Iswtimewa Yogyakarta (DIY), kemarin.
Siti Noortita Ayu Febrian Roosani selaku pimpinan rombongan mengatakan, kunjungan Komisi I dalam rangka mendukung upaya Pemprov Kalsel dalam mempersiapkan sumber daya aparatur di lingkungan Pemprov Kalsel.
“Kalsel mencoba belajar, memggali ilmu bagaimana Bandiklat DIY mempersiapkan sumberdaya aparatur sipil di lingkup pemerintahannya,” kata politisi Partai Gerindra.
Selain itu, juga banyak hal lain yang ingin dipelajari dan gali, salah satunya terkait penyusunan program dan kegiatan, serta besaran dalam penganggarannya.
Kepala Bandiklat DIY, Jarot Budi Harjo mengatakan, kebijakan strategis dalam penataan SDM di DIY sesuai dengan kualifikasi, kompetensi dan beban kerja. “Analisis beban kerja dan analisis jabatan harus proporsional,” ujar Jarot.
Sedangkan untuk pengembangan kompetensi ASN, lanjutnya, bisa dilaksanakan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetapi dalam pengendalian BKD.
“DIY menerapkan aturan, bila diklatnya lebih dari empat hari maka masuk wilayah Bandiklat. Kalau maksimalnya tiga hari maka bisa dilaksanakan oleh OPD,” tutur pria yang membawa Bandiklat meraih peringkat 3 nasional sebagai lembaga diklat berprestasi tahun 2020 dan 2021. (lyn/KPO-1)
Komisi I Belajar Program Peningkatan SDM ASN














