Banjarbaru,KP- Saat ini stok persediaan vaksin covid-19 di Kota Banjarbaru semakin menipis, diperkirakan per 30 September mendatang Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru hanya tersisa untuk 300-500 warga saja. Hal tersebut dikarenakan buffer stock vaksin pada Dinkes Kota Banjarbaru dan Dinkes Provinsi Kalsel mengalami kekosongan.
Epidemiolog yang juga Koordinator Tim Surveilans Epidemiologi Penanggulangan Wabah Covid-19 Dinkes Kota Banjarbaru, Edi Sampana mengakui buffer stock di Dinkes Banjarbaru untuk vaksin Covid-19 habis.
“Stok pengamannya kosong, sehingga jika kita mau melakukan vaksin serempak harus menghubungi ke daerah lain,” jelasnya.
Dengan kekosongan stok vaksin ini, dikhawatirkan Edi bisa memadamkan semangat tim vaksinasi, juga semangat warga untuk ikut serta dalam vaksin melemah. Ditambah ketidakjelasan kapan vaksin akan datang.
Terbukti dalam beberapa hari terakhir antusias semakin berkurang untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Sedangkan di Banjarbaru sendiri memerlukan setidaknya ada 160 ribu dosis vaksin untuk mencapai 100 persen vaksinasi baik dosis 1 hingga dosis 4.
“Berkurang beberapa hari terakhir karena vaksin kosong, dulu kita memvaksin setiap hari 300 orang lebih, sekarang di bawah 50 orang saja,” akunya
Adapun capaian vaksinasi per 28 September 2022 di Banjarbaru untuk dosis 1 mencapai 89,29 persen, dosis 2 mencapai 79,66 persen, dosis 3 mencapai 46,58 persen dan dosis 4 mencapai 61,05 persen. (dev/K-3)















