Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kotabaru

Sinergi Berkelanjutan di Titik Nol IKN

×

Sinergi Berkelanjutan di Titik Nol IKN

Sebarkan artikel ini
Hal 16 K Baru 3 klm 8
FOTO BERSAMA. (KP/Ist)

Kotabaru, KP – Peringati Hari Bangunan Indonesia, HBI, 11 November, Indocement Prakarsai Sinergi Konstruksi Berkelanjutan Di Titik 0 IKN (Ibukota Negara).

Peringatan Hari Bangunan Indonesia (HBI) tahun 2022, banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh dunia usaha. Salah satunya perusahaan pabrikan semen Tiga Roda, yakni PT Indocement Tunggal Prakarsa yang melakukan beragam kegiatan dalam memperingatinya.

Kalimantan Post

Salah satu kegiatan diadakan dengan berkolaborasi dengan Kementerian PUPR, Institut Teknologi Kalimantan, dan Green Product Council Indonesia memperingati HBI dari titik 0 Ibu Kota Nusantara yang ada di Provinsi Kalimantan Timur.

Acara peringatan HBI 2022 ditayangkan secara langsung via zoom meeting yang berisikan diskusi dengan mengangkat tema adalah, Mengirim Pesan Keberlanjutan dari Ibu Kota Baru.

Sementara diskusi dibuka oleh COO Green Product Council Indonesia (GPCI), Yoyok Setio Hermanto, bersama Rektor Institut Teknologi Kalimantan, Prof Ir Budi Santosa, MS, Ph D, sebagai kampus terdekat dari IKN. Ia menyatakan berkeyakinan sangat optimis akan terwujudnya konstruksi berkelanjutan, jika semua terus bergandengan tangan.

“Kami sangat senang atas inisiatif event ini, sehingga cita-cita kita untuk memiliki bangunan, infrastruktur dan kota berkelanjutan pada masa yang akan datang dapat kita wujudkan bersama,” tuturnya.

Dikatakannya lebih jauh, selain acara di titik 0 IKN dan Kampus ITK, Indocement juga melakukan berbagai kegiatan rutin secara serempak di tiga area operasional kompleks pabriknya. Kegiatan HBI 2022 dengan melibatkan karyawan dan pemangku kepentingan di masing-masing lokasi di komplek pabrik Citeureup, pabrik Cirebon dan pabrik Tarjun.

“Banyak kegiatan yang kami lakukan di 3 komplek pabrik Indocement. Diantaramnya adalah, renovasi rumah tidak layak huni, pengecetan sarana ibadah dan sekolah, pembangunan pasar, renovasi tempat ibadah gereja, pembangunan pusat jajanan di kawasan objek wisata, dan masih banyak lagi hal lainnya. (and/K-6)

Baca Juga :  Dorong Partisipasi dan Kreativitas Anak kotabaru
Iklan
Iklan