Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Pasar Murah Akan Dimaksimalkan Hingga Akhir Nopember

×

Pasar Murah Akan Dimaksimalkan Hingga Akhir Nopember

Sebarkan artikel ini
8 3klm
BTT - Kegiatan pasar murah akan dimaksimalkan hingga akhir bulan Nopember nanti melalui dana Biaya Tidak Terduga (BTT). (KP/Istimewa)

Birhasani menambahkan, hingga saat ini kegiatan pasar murah melalui dana BTT yang belum sempat dilaksanakan ada lima Kabupaten yaitu Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara dan Tapin.“Rencananya akan kita ajukan kembali untuk lima Kabupaten tersebut,” ujarnya.

BANJARMASIN, KP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perdagangan Kalsel gencar menggelar pasar murah untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok).

Kalimantan Post

Dalam upaya mengendalikan inflasi daerah, pasar murah dilakukan ke seluruh Kabupaten dan Kota, bekerjasama TPID Kalsel, pemda kabupaten, kota dan para pelaku usaha.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, menyampaikan, pihaknya berupaya memaksimalkan kegiatan pasar murah melalui dana Biaya Tidak Terduga (BTT).

Sebelumnya, kata Birhasani, kegiatan pasar murah terjadwal hingga bulan Desember mendatang. Namun di SK Biaya Tidak Terduga, tertulis hingga 10 November atau 30 hari setelah pencairan.

“Artinya, akan dimaksimalkan hingga akhir bulan November ini. Dalam SK itu, kegiatan pasar murah dipadatkan selama Oktober dan November,” ungkapnya.

Birhasani menambahkan, hingga saat ini kegiatan pasar murah melalui dana BTT yang belum sempat dilaksanakan ada lima Kabupaten yaitu Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara dan Tapin.

“Rencananya akan kita ajukan kembali untuk lima Kabupaten tersebut,” ujarnya.

Selain lima kabupaten tadi, Birhasani akan tetap mengusulkan dua pemerintah kabupaten dan satu pemerintah kota untuk kegiatan pasar murah, yakni Kabupaten Kotabaru, Tabalong dan Kota Banjarmasin, karena tiga wilayah itu sebagai pencatat daerah inflasi di Kalsel.

“Akan kita upayakan pasar murah ini dilaksanakan minimal di 8 titik. Mengingat pertengahan bulan Desember nanti semuanya udah harus dipertanggungjawabkan,” tuntasnya. (Opq/K-1)

Baca Juga :  Hardiknas Dimaknai Literasi Keuangan, Bank Kalsel Marabahan Turun ke Kelas SDN Marabahan 1
Iklan
Iklan