Banjarmasin, KP – Setelah beberapa tahun tidak digelar lantaran pandemi Covid-19, Pasar Wadai Ramadan tahun ini kembali dilaksanakan. Melalui Pasar Wadai Ramadan 1444 H / tahun 2023 M, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) juga berupaya untuk dapat mengendalikan Inflasi dan meningkatkan kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, belum lama ini mengungkapkan bahwa dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan 1444 H, Pemerintah Provinsi Kalsel, kembali melaksanakan Pasar Wadai Ramadan.
Disebutkan, ada sebanyak 105 stand gratis bagi pedagang dengan menjual berbagai aneka produk seperti makanan, minuman, dan jajanan khas Banjar. Bahkan ada stand khusus yang diisi koperasi untuk pengendalian inflasi yang menjual bahan pokok, seperti gula pasir, telur, dan tepung terigu dengan harga murah.
Syarifuddin menambahkan, kegiatan Pasar Wadai Ramadan ini merupakan inisiatif Gubernur Kalsel, dalam rangka untuk pengendalian inflasi.
Di Pasar Wadai Ramadan yang terletak di kawasan Siring Nol Km Banjarmasin ini juga akan menampilkan berbagai pergelaran. Dengan bekerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Bidang Kebudayaan, dan UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan, akan menampilkan hiburan seperti musik religi, panting, dan madihin di panggung utama.
“Warga dapat menikmati hiburan, sambil berbelanja untuk keperluan berbuka puasa,” ujarnya.
Syarifuddin juga menjelaskan, Pasar Wadai Ramadan ini buka selama 28 hari ke depan. Dalam pelaksanaannya nanti akan dibarengi dengan pembukaan Halal Fair Food Nasional, yang rencananya akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, KH Ma’aruf Amin, pada tanggal 10 hingga 15 April 2023.
“Semoga kehadiran Pasar Wadai Ramadan ini dapat mengendalikan inflasi dan tingkat kunjungan wisatawan pun meningkat,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pasar Wadai Ramadhan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, HSahbirin Noor, pada Kamis 23 Maret 2023 sore, di Taman Siring Nol Kilometer, Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin.
Dari pantauan di lapangan, Minggu (26/3), sejak pukul 13.00 – 14.00 wita, para pedagang telah siap membuka lapak masing-masing. Ragam jenis masakan dan takjil ditawarkan untuk keperluan berbuka puasa. Pengunjung pun terlihat mulai berdatangan, memilih-milih menu maupun takjil sesuai selera yang diinginkan. (Opq/K-1)















