Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hulu Sungai TengahKabar Banua

Bupati HST Buka Sosialisasi Inovasi Pendamping Asi Eksklusif

×

Bupati HST Buka Sosialisasi Inovasi Pendamping Asi Eksklusif

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Barabai 4 klm 4
PENYERAHAN - Piagam serta hadiah pemenang lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten HST tahun 2023. (KP/Ist)

Barabai, KP – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah mendukung Sosialisasi Inovasi Pendamping Asi Eksklusif (SAHABAT ASI) yang digelar TP PKK Kab HST, dalam rangka menurunkan angka Stunting di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), acara dibuka oleh Bupati HST H Aulia Oktafiandi bertempat di Pendopo Kab HST, Rabu (3/5/2023).

Salah satu penyebab stunting adalah adanya kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi terutama diawal masa pertumbuhan seorang anak.

Kalimantan Post

Dalam sambutan Bupati Aulia menyampaikan bahwa angka stunting di Kab HST masih ada, Bupati mengapresiasi Langkah yang diambil oleh PKK untuk mengatasi hal tersebut, dimana pada hari ini dilaksanakan Sosialisasi Inovasi Pendamping Asi Eksklusif (SAHABAT ASI).

“Kader PKK berperan sebagai pemerhati, pendamping, serta pemberi motivasi bagi ibu hamil dan pasca bersalin untuk memberikan ASI selama 6 bulan (Asi Eksklusif) dan tetap menyusuinya selama 2 tahun,’’ ungkap Bupati.

Bupati berharap para anggota PKK yang hadir dapat lebih menyadari pentingnya pemberian ASI Eksklusif kepada bayi dan pentingnya pendampingan ASI Eksklusif bagi para ibu menyusui.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat para ibu dalam mengasuh anak-anaknya untuk menciptakan generasi penerus yang gemilang melalui pencegahan dan penurunan stunting di HST,” tutup Bupati.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten HST Cheri Bayuni Budjang Aulia Oktafiandi menambahkan bahwa setelah 6 bulan, ASI tidak dapat mencukupi kebutuhan mineral seperti zat besi dan seng, sehingga untuk memenuhinya harus diberikan MP ASI (Makanan Pendamping ASI)yang kaya zat besi.

Cheri mengungkapkan stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, anak dengan stunting tidak berkembang secara fisik tetapi juga otaknya.

Baca Juga :  Pemkab HST Dorong Desa Sadar Hukum, Perkuat Peran Linmas

“Salah satu cara penanganan stunting adalah melalui pemberian ASI Eksklusif kepada bayi baru lahir,” katanya

Dengan kegiatan Sosialisasi SAHABAT ASI Cheri berharap kita bersama bisa menekan jumlah ibu gagal ASI Eksklusif dan menurunkan jumlah anak stunting di HST.

Acara dirangkai dengan pengumuman dan penyerahan piagam serta hadiah pemenang lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Kabupaten HST tahun 2023 yang proses penilaiannya sudah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. (ary/K-6)

Iklan
Iklan