Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Stok Kosong, Bawang Putih – Bawang Merah Sentuh Rp 45 Ribu per Kg

×

Stok Kosong, Bawang Putih – Bawang Merah Sentuh Rp 45 Ribu per Kg

Sebarkan artikel ini
7 4klm
MELONJAK - Harga bawang putih dan bawang merah terpantau mahal hingga menyentuh Rp 45 ribu per kilogram di tingkat eceran. (KP/Opiq)

Untuk pasokan, kata Suriah, aman saja, karena stoknya selalu ada. Meskipun begitu, bawang selalu cepat habis, karena begitu datang para pedagang berebut untuk membeli.

BANJARMASIN, KP – Harga komoditas bawang putih dan bawang merah mengalami lonjakan harga cukup signifikan. Pasca lebaran Idulfitri 1444 H lalu, alih-alih turun harga, keduanya justru terus beranjak naik.

Kalimantan Post

Bahkan, dari pantauan di Pasar Antasari, di tingkat eceran bawang putih dan bawang merah menyentuh harga Rp 45 ribu per kilogram.

“Naik sekali, harga bawang putih sebelumnya hanya Rp 25 ribu, sekarang mencapai Rp 40-45 ribu per kilogram. Sejak bulan puasa sudah naik, mulai Rp 35 ribu per kilo dan naik terus sampai hari ini,” tutur Suriah, pedagang bawang di Pasar Sentra Antasari, Selasa (9/5).

Bawang putih, kata dia, sebelumnya hanya Rp 300 ribu, tapi sekarang Rp 600 ribu per karung. Naik 2 kali lipat.

“Kalau bawang merah baru tiga hari ini naik lagi. Sebelumnya di kisaran Rp 35 ribu, sekarang harganya Rp 45 ribu per kilogram,” tambahnya.

Begitu pula dengan bawang bombay yang mencapai Rp 40 per kilogram. Bahkan, sebelumnya sempat menyentuh harga Rp 50 ribu per kilogram.

Menurut Suriah, pasokan yang kosong dari daerah penghasil jadi penyebab meroketnya harga. Saat ini, bawang merah yang masuk hanya dari daerah Sulawesi.

Akibatnya, terjadilah hukum pasar supply and demand. Dimana, jika stok barang kosong dan permintaan tinggi, maka otomatis akan terjadi lonjakan harga.

“Bawang merah dari Brebes dan Bima tidak masuk. Saat ini kita hanya dipasok bawang dari Sulawesi saja,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, lantaran pasokan kurang, bawang merah belum datang tapi harganya sudah naik duluan di pedagang besar.

Baca Juga :  Pedagang di Pasar Lima Banjarmasin Keluhkan Sepi Pembeli Bendera Merah Putih

Untuk pasokan, kata Suriah, aman saja, karena stoknya selalu ada. Meskipun begitu, bawang selalu cepat habis, karena begitu datang para pedagang berebut untuk membeli.

“Bila lambat kita tidak kebagian,” ucapnya.

Suriah berharap, harga bawang segera kembali normal. Sebab, sangat berpengaruh terhadap minat masyarakat dalam membeli.

“Mudahan-mudahan cepat normal lagi harganya, kalau mahal konsumen bisa-bisa tidak jadi beli,” tutupnya. (Opq/K-1)

Iklan
Iklan