Banjarbaru,KP- Universitas Lambung Mangkurat melalui tridharma perguruan tinggi melaksanakan civitas akademi masyarakat. Kalo ini dengan
Program Dosen Wajib Mengabdi tahun 2023 melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya adalah pendidikan kesehatan penatalaksanaan
Tuberkulosis(TB) dengan Diabetes Melitus(DM) di Puskesmas Karang Intan dua Kabupaten Banjar Juli 2023.
Perwakilan tim pengabdi pendidikan kesehatan Dr. Mohamad Isa didampingi Ns Devi memberikan pelatihan kepada 26 Kader TB di Puskesmas.
Dr. Isa menyampaikan tema tersebut dipilih mengingat beban penyakit TB dimasyarakat menjadi semakin berat dengan semakin meningkatnya
kasus diabetes mellitus (DM).
“Diabetes termasuk penyakit tidak menular, tapi menjadi penyebab kematian tertinggi setelah hipertensi dan jantung mengalami kenaikkan”
ujarnya.
Meminjam data dari Riskesdas tahun 2018 diabetes menngalami tren peningkatan signifikan dari tahun ketahun sebanyak 2% terjadi
peningkatan dari tahun 2013 sebanyak 0.5%. Kalimantan selatan sendiri dengan prevalensi 1,8 (Kemenkes.go.id, 2020).
Dr Isa menambahkan jika diabetes bisa menjadi komorbid apalagi terhadap penyakit tuberculosis(TB). Mereka memiliki potensi tertular
TB sebesar 3 kali bahkan beresiko tinggi gagal dalam pengobatan dan beresiko tinggi untuk kambuh.
“Indonesia saat ini ada di urutan ketiga terbesar dengan kasus TB setelah India dan China” lanjutnya.
TB di Provinsi Kalimantan Selatan saat ini sudah mencapai sebesar 3.655 kasus. Dengan Kabupaten/Kota jumlah seluruh kasus TBC
tertinggi berada di Kota Banjarmasin yaitu sebesar 729 kasus, diikuti dengan Kabupaten Banjar sebanyak 498 kasus sedangkan terendah
berada di Kabupaten Balangan yaitu mencapai 44 kasus.
Dr Isa berharap dengan Pendidikan Kesehatan ini diharapkan dapat memotivasi kader untuk meningkatkan screening deteksi dini TB dengan
DM dimasyarakt sehingga pemeriksaan suspek TB akan meningkat, segera diobati sehingga harapan sembuh lebih tinggi, kualitas hidup akan
lebih baik. Penderita DM di imbau memeriksakan diri jika batuk sekitar 2 minggu, terjadi penurunan berat badan, penurunan nafsu
makan.(Dev/K-3)















