Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Produk Berbahan Eceng Gondok Diminati Pasar Eropa

×

Produk Berbahan Eceng Gondok Diminati Pasar Eropa

Sebarkan artikel ini
8 3klm pasar
NILAI JUAL - Hasil kerajinan tangan berbahan eceng gondok atau ilung yang bernilai jual tinggi.(KP/Antara)

Banjarmasin, KP – Data perkembangan nilai ekspor Kalimantan Selatan (Kalsel) pada tahun 2023 menyebutkan permintaan ekspor komoditas perikanan mengalami peningkatan cukup signifikan pada bulan Agustus 2023 lalu.

Ekspor perikanan pada bulan Agustus mencapai 110.397 kilogram (kg) dengan nilai lebih dari USD 1,3 juta. Angka ini naik hampir dua kali lipat dibandingkan bulan Juli sebelumnya, yaitu 64.419 dengan nilai USD 709 ribu.

Kalimantan Post

Selain perikanan, peningkatan nilai ekspor juga terjadi pada produk lain, yaitu sarang burung walet, produk perikanan dan produk UMKM.

Terjadinya peningkatan di berbagai ekspor ini semakin menguatkan pemerintah Kalsel untuk mendorong pada sektor non tambang yang selama ini menjadi andalan.

Bahkan, direncanakan untuk membuat Desa Devisa untuk penguatan ekspor produk lokal menuju pasar global. Contohnya, seperti pembuatan ilung atau anyaman dari bahan eceng gondok
yang diminati pasar Eropa.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Nurul Fajar Desira mengatakan, produk dari bahan eceng gondok atau ilung sekarang ini diminati pasar Eropa untuk dibuat peti mati.
“Ilung ini dimanfaatkan oleh pengrajin Jogja dan Bali. Mereka beli ilungnya dari kita kemudian dibikin peti mati, lalu mereka ekspor. Tentu saja ini menjadi nilai tambah bagi provinsi lain,” tutur Fajar, belum lama ini.

Lebih jauh ditambahkan Fajar, pihaknya akan bekerja sama dengan Bank Indonesia Provinsi Kalsel akan membuat project Desa Devisa untuk meningkatkan nilai ekspor.

Hanya saja, menurut Fajar, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan, namun ada komoditas prioritas ekspor Kalsel yang terjadi penurunan yang harus diwaspadai.

“Contohnya, seperti batu bara, kelapa sawit, karet alam, kayu dan rotan,” imbuhnya. (Opq/K-1)

Baca Juga :  Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
Iklan
Iklan