Banjarmasin, KalimantanPost.com – Sebuah truk trailer pengangkut crane tersangkut di jembatan kawasan Jalan Kolonel Sugiono, Banjarmasin Tengah, Senin (11/12) siang.
Akibat kejadian ini ruas jalan dari luar kota ke arah Jalan Kolonel Sugiono terpaksa ditutup sementara. Arus lalu lintas dialihkan dan hanya bisa diakses satu arah.
Truk trailer tersebut diketahui datang dari Kabupaten Tanjung dan hendak membawa muatan crane ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
“Rencananya hendak dikirim ke Surabaya,” ucap supir truk, Sugeng.
Truk tersebut, kata Sugeng, tak bisa jalan lantaran bagian bak bawah gandengnya tersangkut aspal jembatan.
Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Taufiq Qurrahman mengatakan pihaknya sudah memberikan tindakan tegas berupa sanksi tilang.
“Bagaimana pun juga, meski sudah sesuai prosedural dikawal akan tetapi masih ada kelalaian. Di sini kami susah berikan tindakan penilangan,” jelas Kasat, Selasa (12/12/).
Dikatakan Taufiq, sopir truk dengan nomor polisi L 8892 UV ini salah perhitungan sehingga mengakibatkan truk tersebut tersangkut di jembatan kawasan Jalan Kolonel Sugiono.
“Diperkirakan kalau melintasi Jalan Lingkar Basirih (jalan tol, red) tidak memungkinkan, karena jembatan di sana cukup tinggi,” ungkapnya.
Lantas, pihaknya pun mencari jalan alternatif lain, yakni melalui jalan dalam kota.
“Tapi rupanya ada kesalahan perhitungan. gandengan truk itu tidak sesuai standar (terlalu rendah, red). Akibatnya tersangkut di jembatan,” bebernya.
Ketika ditanyakan terkait angkutan sebesar itu kenapa diperbolehkan melintas di siang hari, Taufiq menerangkan, truk trailer ini boleh mengangkut barang karena untuk keperluan pembangunan.
“Terkait jam itu kan dinamis. Tergantung bagaimana situasi di lapangan, kita tidak bisa kaku, sebab ini termasuk prioritas juga,” ucapnya.(Yul/K-4)















