Banjarmasin, KP – Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, mengikuti Rapat Paripurna tingkat I yang membahas Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin.
Dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin, H Harry Wijaya, dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPRD, Matnor Ali dan Tugiatno, serta Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, dan sejumlah pejabat penting lainnya.
Dalam rapat tersebut, Wali Kota Ibnu Sina menekankan pentingnya pembahasan anggaran yang rasional. “Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Banjarmasin yang telah menjadwalkan sidang paripurna ini, meskipun kita baru saja menyelesaikan kebijakan anggaran yang cukup sibuk,” ujar Ibnu Sina.
Lanjut, Ia menjelaskan bahwa dalam APBD Perubahan kali ini, fokus utamanya bukan pada penambahan anggaran, melainkan penyesuaian anggaran yang ada.
Menurutnya, tidak ada perubahan signifikan dalam plafon anggaran, namun ada beberapa pergeseran yang perlu dilakukan untuk menjaga efisiensi. “Kita tidak menambah anggaran, hanya soal pergeseran anggaran saja. Banyak kegiatan yang mungkin dianggap tidak efisien harus dikurangi. Jangan sampai kita mempertahankan program yang lebih besar pasak daripada tiang, itu sama saja dengan bunuh diri,” tekannya.
Untuk itu, dirinya menyatakan bahwa saat ini pemerintah kota Banjarmasin sedang melakukan koreksi terhadap asumsi-asumsi yang meleset, terutama terkait dengan Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) yang hanya mencapai Rp18 miliar. “Kami berharap APBD Perubahan ini segera disetujui dengan tetap memprioritaskan pembangunan yang telah direncanakan,” sambungnya.
Di akhir pernyataannya, Walikota Banjarmasin mengungkapkan harapannya agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat lebih dari asumsi saat ini, sehingga dapat bersama-sama melanjutkan program pembangunan yang sudah direncanakan.
“Mudah-mudahan dalam perjalanannya, PAD kita bisa meningkat, sehingga kita dapat melanjutkan pembangunan sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan,” tutupnya. (nau/K-3)