Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Banjarmasin Matangkan Langkah Pembangunan 2027

×

Banjarmasin Matangkan Langkah Pembangunan 2027

Sebarkan artikel ini
Hal 5 3 KLM KOntrak 1 3
FOTO BERSAMA - Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu (21/01) saat membuka Orientasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dilanjutkan foto bersama.

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mematangkan langkah pembangunan untuk tahun 2027. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Orientasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu (21/01).

Dalam pertemuan tersebut, Ikhsan Budiman mengingatkan bahwa RKPD bukan sekadar tumpukan dokumen administratif tahunan. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa RKPD adalah ruh yang menerjemahkan visi-misi kepala daerah menjadi aksi nyata yang dirasakan langsung oleh warga Banjarmasin.

Kalimantan Post

Ikhsan menyoroti tantangan pembangunan ke depan yang kian beragam, ia meminta setiap perangkat daerah tidak menutup mata terhadap isu-isu krusial di lapangan. “Penyusunan RKPD 2027 harus menjawab tantangan nyata, mulai dari kualitas pelayanan publik, pengentasan kemiskinan dan pengangguran, hingga persoalan lingkungan seperti adaptasi perubahan iklim dan risiko kebencanaan yang menjadi perhatian serius kita,” ungkapnya di hadapan para peserta.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi. Harapannya, program yang dirancang di tingkat kota sejalan dengan arah pembangunan nasional agar hasilnya lebih maksimal.

Salah satu poin penting yang ditekankannya adalah perubahan pola kerja, ia meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuang jauh-jauh ego sektoral atau bekerja sendiri-sendiri. “Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola sektoral yang terpisah-pisah. Perencanaan harus kolaboratif dan terintegrasi. Setiap rupiah yang dianggarkan harus efisien, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Ikhsan.

Melalui orientasi ini, para pejabat perencana diharapkan bisa lebih jeli dalam membedah potensi daerah dan merumuskan program prioritas yang benar-benar dibutuhkan warga, bukan sekadar program rutin tanpa dampak jelas.

“Mari kita jadikan RKPD 2027 ini sebagai instrumen perubahan. Kita susun perencanaan yang realistis namun tetap visioner demi Banjarmasin yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.(prokom-bjm/K-5)

Baca Juga :  Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin Serahkan Dua Sapi Jenis Limosin untuk Haul ke-6 Guru Zuhdi
Iklan
Iklan