BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Bank Kalsel kembali ambil bagian dalam kemeriahan Pasar Wadai Ramadan 1447 H/2026 dengan membuka stand layanan perbankan dan promosi produk unggulan.
Kehadiran bank pembangunan daerah ini diharapkan mampu mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperluas transaksi non-tunai melalui sistem pembayaran digital.
Pasar Wadai Ramadan 2026 secara resmi dibuka oleh Wagub Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman yang menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak, termasuk perbankan daerah, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat selama bulan suci.
Direktur Bisnis Bank Kalsel Akhmad Fauzi Noor disela2 pembukaan Pasar Wadai
menyampaikan, partisipasi tersebut merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM lokal.
Melalui stand yang dibuka selama pelaksanaan Pasar Wadai, Bank Kalsel menghadirkan berbagai layanan, mulai dari pembukaan rekening, edukasi literasi keuangan, hingga informasi produk pembiayaan bagi pelaku usaha.
“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kolaborasi dengan pelaku UMKM. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya mendapatkan peningkatan penjualan, tetapi juga akses layanan keuangan yang lebih mudah dan modern,” ujar Fauzi Noor Saat mewakili Direktur Utama Bank Kalsel H Fachruddin.
Tak hanya itu, Bank Kalsel juga aktif mendorong penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran utama di area Pasar Wadai.
Para pedagang difasilitasi penggunaan QRIS guna mempermudah transaksi sekaligus meningkatkan keamanan dan efisiensi.
Sebagai daya tarik tambahan, Bank Kalsel menghadirkan berbagai program cashback bagi nasabah dan pengunjung yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Kalsel.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk beralih ke transaksi digital sekaligus mendukung Gerakan Nasional Non-Tunai.
Langkah tersebut dinilai strategis, mengingat Pasar Wadai Ramadan setiap tahunnya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan perputaran uang yang cukup besar.
Dengan digitalisasi transaksi, Bank Kalsel optimistis mampu membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan transparansi keuangan usaha.
Keikutsertaan Bank Kalsel di Pasar Wadai Ramadan 2026 pun menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat peran sebagai bank kebanggaan Banua yang hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi lokal.(ADV/KPO-1)















