BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional IX Kalimantan menargetkan diri menjadi salah satu kontributor utama terhadap pertumbuhan kinerja BSI secara nasional. Optimisme tersebut seiring perkembangan bisnis perseroan yang dinilai terus menunjukkan tren positif, termasuk dari sektor bisnis emas yang kini menjadi salah satu layanan unggulan bank syariah terbesar di Indonesia tersebut.
Regional CEO BSI Regional IX Kalimantan, Saefudin Suria Hidayat, mengatakan kinerja BSI di wilayah Kalimantan terus menunjukkan pertumbuhan yang baik dan diharapkan semakin memperkuat posisi perusahaan di tingkat nasional.
Hal itu disampaikan Saefudin saat kegiatan buka puasa bersama dengan perwakilan anak yatim yang dirangkai dalam acara Ramadhan Media Connect di TreePark Hotel Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, BSI kini terus memperkuat berbagai lini bisnis, salah satunya melalui layanan bisnis emas yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli hingga menabung emas secara digital melalui aplikasi BYOND by BSI.
“Sejak BSI dipercaya pemerintah untuk mengembangkan bisnis emas, mulai dari jual beli hingga tabungan emas melalui aplikasi Byond, kinerjanya menunjukkan capaian yang sangat baik dan pertumbuhannya juga sangat positif,” ujar Saefudin di hadapan para undangan.
Ia menjelaskan, kepercayaan tersebut menjadi peluang besar bagi BSI untuk memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus menghadirkan alternatif investasi yang aman bagi masyarakat. Melalui layanan digital yang terintegrasi, masyarakat kini dapat berinvestasi emas dengan lebih mudah, praktis, dan transparan.
Dalam kesempatan itu, Saefudin juga menegaskan bahwa BSI kini telah menjadi bagian dari kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) setelah resmi bertransformasi menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk, bank syariah milik negara yang saham mayoritasnya dimiliki pemerintah.
Dengan status tersebut, BSI kini sejajar dengan bank-bank besar milik negara lainnya seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), serta Bank Tabungan Negara (BTN) dalam kelompok Himbara.
Menurutnya, sinergi antarbank BUMN tersebut menjadi kekuatan penting dalam memperluas layanan perbankan, meningkatkan inklusi keuangan, serta mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.
“Kami berharap ke depan BSI Regional IX Kalimantan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan BSI secara nasional,” katanya.
Ia juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan insan media, agar BSI dapat terus meningkatkan kinerja serta menghadirkan berbagai inovasi layanan keuangan syariah yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Pada bulan yang penuh berkah ini kami juga memohon dukungan agar BSI dapat terus menorehkan prestasi yang lebih baik lagi dan semakin hadir membantu masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan keuangan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan, BSI Regional IX Kalimantan juga menyalurkan santunan kepada anak yatim dari Yayasan Pendidikan Islam dan Tahfidz Dar Al Masyhur Banjarmasin.
Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Saefudin Suria Hidayat bersama jajaran pimpinan BSI Regional IX Kalimantan kepada para penerima dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan Ramadhan Media Connect ini juga menjadi ajang silaturahmi antara manajemen BSI dengan insan media di Kalimantan Selatan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan berbagai informasi dan perkembangan perbankan syariah kepada masyarakat.(nau/KPO-1)















