Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Buka Festival Beduk 1447 H di Lapangan Murdjani

×

Pemko Banjarbaru Buka Festival Beduk 1447 H di Lapangan Murdjani

Sebarkan artikel ini
Hal 6 3 KLm BJb2
BEDUG- Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, membuka Festival Beduk 1447 H di Lapangan dr. Murdjani, Banjarbaru. Festival ini merupakan bagian dari Banjarbaru Ramadan Festival 2026 yang juga menghadirkan Pasar Wadai Ramadan dengan ratusan stan UMKM lokal. (KP/Devi)

Banjarbaru, KP– Pemerintah Kota Banjarbaru secara resmi membuka Festival Beduk 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan dr. Murdjani, sebagai bagian dari rangkaian Banjarbaru Ramadan Festival 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.

Pembukaan festival dihadiri berbagai unsur masyarakat, pelaku UMKM, serta peserta lomba tabuh beduk dari berbagai kelompok di Kota Banjarbaru.

Kalimantan Post

Mewakili Wali Kota Banjarbaru, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, S.Sos., M.AP, menyampaikan bahwa Festival Beduk tahun ini mengusung tema “Rampak Tabuhan Melantun Syair Syiar Ramadan.”

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Rudi Indrajaya

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menjelaskan bahwa selain menghadirkan kompetisi tabuh beduk, Pemerintah Kota Banjarbaru turut memberikan perhatian pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyediaan Pasar Wadai Ramadan.

Sebanyak 150 stan UMKM disediakan secara gratis bagi para pelaku usaha lokal untuk menjajakan berbagai kuliner khas Ramadan kepada masyarakat.

“Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM lokal,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru, Riandy Hidayat, menilai festival ini menjadi ruang pertemuan antara tradisi budaya dan kreativitas generasi muda.

Menurutnya, beduk yang dahulu hanya berfungsi sebagai penanda waktu ibadah kini berkembang menjadi simbol kebersamaan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Tradisi yang dirawat dengan baik dapat berkembang menjadi kekuatan budaya sekaligus kekuatan ekonomi. Melalui aransemen tabuhan dan koreografi yang dihasilkan generasi muda, kita melihat bagaimana identitas kota yang kuat dan kreatif terbentuk,” ujar Riandy.

Baca Juga :  Anak Yatim di Loktabat Utara Terima Santunan Program Ramadan BAZNAS

Ia menambahkan, Festival Beduk 1447 H tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menunjukkan bagaimana inovasi generasi muda dalam mengemas syiar Ramadan dapat menjadi daya tarik wisata religi dan budaya bagi Kota Banjarbaru.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap tradisi budaya yang sarat nilai religius dapat terus dilestarikan sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.(Dev/K-5)

Iklan
Iklan