Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Seorang Duda Nekad Mengakhiri Hidupnya

×

Seorang Duda Nekad Mengakhiri Hidupnya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260331 WA0037 e1774944708685
EVAKUASI - Evakuasi korban gantung diri ke RSUD Ulin untuk dilakukan visum. (Kalimantanpost.com/anduy).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Seorang Duda bernama M Rafie (38), nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar, Selasa (31/3/2026), sekitar pukul 12.30 Wita.

Korban diketahui warga Jalan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, dia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan keadaan tergantung menggunakan tali.

Kalimantan Post

Korban pertama kali ditemukan adik ipar Amin (20), karena curiga tak keluar rumah selama dua hari, ternyata korban gantung diri di kamar belakang, dan langsung meminta pertolongan warga sekitar.

Tak lama menerima laporan, sejumlah anggota Polsek Banjarmasin Barat, bersama Tim inafiz Polresta Banjarmasin, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya korban dievakuasi Tim Relawan Rescue gabungan ke Ruangan Intalasi Pemulsaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum.

Dari keterangan Amin, awalnya dirinya dipanggil oleh mertuanya untuk memeriksa kondisi korban yang tak kunjung terlihat sejak beberapa hari terakhir.

“Saya mau mandi, diminta mertua untuk melihat almarhum dikamar karena beberapa hari sudah tak terlihat,” katanya.

Kemudian korban dipanggil-panggil tidak ada sahutan, lalu saya minta bantuan keluarga lain.

Kecurigaan keluarga semakin kuat setelah tercium aroma tidak sedap dari dalam kamar, mereka kemudian berinisiatif membuka pintu dengan bantuan alat.

Setelah pintu berhasil dibuka menggunakan linggis, almarhum ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia tergantung di dalam kamar.

Keseharian almarhum biasanya cukup aktif dan kerap keluar kamar, baik pagi maupun malam hari. Bahkan, usai makan, almarhum sering keluar rumah untuk merokok dan berbincang.

“Biasanya habis makan, beliau keluar rumah dan bercengkrama, tapi dua hari ini memang tidak terlihat sama sekali,” tambahnya.

Sehari sebelumnya saat pulang dari Banjarbaru, tidak ada yang membukakan pintu rumah seperti biasanya, sehingga ia masuk melalui bagian dapur.

Baca Juga :  Laka Lantas Beruntun di Desa Jorong, Empat Orang Luka-Luka

“Saya baru menikah dan baru tinggal disana, jadi belum terlalu tahu,” ujar Amin. (fik/KPO-4)

Iklan
Iklan