Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Wali Kota Yamin Tekankan Peran Pemuda sebagai Penggerak Utama Pembangunan

×

Wali Kota Yamin Tekankan Peran Pemuda sebagai Penggerak Utama Pembangunan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260427 WA0059 scaled e1777288122700
PEMUDA PELOPOR - Walikota HM Yamin saat membuka Sosialisasi Pemilihan Pemuda Pelopor Kota Banjarmasin 2026. (Kalimantanpost.com/repro humas Banjarmasin).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Wali Kota H Muhammad Yamin HR menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan, saat membuka Sosialisasi Pemilihan Pemuda Pelopor Kota Banjarmasin Tahun 2026 di Aula Kayuh Baimbai, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang awal bagi pemuda untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah melalui ide, inovasi, dan aksi nyata. Pemerintah kota menilai, keberlanjutan pembangunan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, khususnya dari kalangan generasi muda.

Kalimantan Post

Yamin menekankan, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus tampil sebagai pelaku utama perubahan. Ia mendorong agar ajang pemuda pelopor dimanfaatkan untuk melahirkan gagasan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita ingin pemuda pelopor bisa menggalang aksi dan memberi kontribusi nyata sebagai agen perubahan yang kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Kemudian, jjuga mendorong agar mereka terus berkolaborasi dengan pemerintah kota sehingga terbentuk ekosistem pemuda yang aktif, produktif, dan satu visi.

Menurutnya, ajang ini diharapkan mampu menjaring pemuda yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga integritas dan daya saing tinggi di bidang masing-masing. Hal ini dinilai penting agar kontribusi yang diberikan benar-benar berkelanjutan.

Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pelopor (FKPP) Banjarmasin, Zen Riko Maulana mengajak pemuda untuk tidak menunda dalam berkarya. Ia menilai momentum ini harus dimanfaatkan untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kota.

“Kita ingin pemuda menjadi kunci dalam menciptakan kota yang lebih maju, melalui ajang ini, mari kita perkuat kolaborasi, tumbuhkan semangat kepeloporan, dan lahirkan ide-ide segar yang bermanfaat nyata bagi warga Banjarmasin,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Ibnu Sabil, menjelaskan, kegiatan tahun ini ditargetkan diikuti sekitar 100 peserta.

Baca Juga :  Program Doktor Administrasi Pendidikan ULM Dibuka, Prof. Suriansyah : Fokus Riset Lahan Basah Jadi Keunggulan

Ajang ini difokuskan untuk menggali inovasi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, lingkungan, hingga teknologi.

Ia menegaskan, program ini bukan sekadar seremoni, tetapi wadah strategis untuk memetakan potensi pemuda. Pemko juga berkomitmen mendukung berbagai inisiatif yang lahir dari ajang tersebut.

Salah satu peserta, Adimasa Maulana, memaparkan gagasan terkait pengelolaan sampah berbasis pendidikan. Ia menilai perubahan perilaku harus dimulai sejak dini melalui kebiasaan memilah sampah di sekolah.

Menurutnya, upaya tersebut bisa menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan sampah di Banjarmasin. Ia mendorong adanya fasilitas sederhana seperti keranjang pilah sampah di lingkungan sekolah sebagai langkah awal membangun kesadaran.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap para pemuda mampu membuktikan bahwa kontribusi nyata adalah bentuk kecintaan terhadap kota. Ajang pemuda pelopor diharapkan menjadi titik awal lahirnya inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. (nug/KPO-4)

Iklan
Iklan