Pelaihari, KP – Kepemimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin resmi berganti. Pascapelantikan oleh Bupati Tanah Laut pada Selasa (12/5), Direktur baru RSUD Hadji Boejasin, dr. Sigit Prasetia Kurniawan, Sp.PD, K-HOM, FINASIM, langsung melakukan akselerasi program kerja guna mentransformasi rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut menjadi institusi kesehatan yang modern, akuntabel, dan humanis.
Menerima mandat langsung dari Bupati H. Rahmat Trianto, dr. Sigit dihadapkan pada tantangan strategis, yakni mengimplementasikan efisiensi anggaran secara ketat tanpa mengorbankan mutu dan kualitas pelayanan publik.
dr. Sigit menegaskan bahwa penguatan tata kelola internal (good corporate governance) merupakan prioritas utama.
Pembenahan pada aspek manajemen sumber daya manusia (SDM) dan sinkronisasi visi antarstaf dinilai sebagai pondasi penting sebelum meluncurkan inovasi ke eksternal.
“Langkah fundamental yang kami lakukan adalah pemetaan dan optimalisasi sumber daya yang ada. Kami harus membangun kepercayaan serta soliditas di tingkat internal terlebih dahulu. Ketika seluruh jajaran pegawai telah memiliki kesamaan visi, maka akselerasi inovasi pelayanan dapat berjalan secara optimal,” ujar dr. Sigit, Kamis (14/5/2026).
Selain pembenahan manajemen internal, program strategis yang menjadi fokus utama adalah penguatan layanan medis subspesialistik.
Langkah ini diambil sebagai respons konkret atas kendala yang dihadapi masyarakat Kabupaten Tanah Laut, yang selama ini kerap harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan tindakan medis spesifik.
Untuk memangkas birokrasi rujukan dan jarak tempuh pasien, manajemen baru telah menyusun rencana teknis pemenuhan sarana fasilitas penunjang medik serta menjamin ketersediaan obat-obatan esensial.
“Kami berkomitmen agar masyarakat Tanah Laut dapat memproleh pelayanan medis tingkat lanjut secara komprehensif di daerah sendiri. Melalui penguatan kapasitas subspesialistik ini, aksesibilitas pasien akan menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien,” terangnya.
Melalui orientasi kerja yang taktis, manajemen baru berkomitmen menjadikan RSUD Hadji Boejasin sebagai pusat layanan kesehatan rujukan unggulan di wilayah Kalimantan Selatan.
Pergantian kepemimpinan ini membawa ekspektasi besar dari publik terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (rzk/K-6)















