MALANG, Kalimantanpos.com – Tim futsal Bintang Timur Surabaya dan Cosmo JNE Jakarta menyusul Fafage Banua Kalsel dan Blacksteel Papua melaju ke final four Pro Futsal League (PFL) 2025/2026.
Kepastian Bintang Timur dan Cosmo ke final four usai memetik kemenangan dipertandingan terakhir Seri Malang yang berlangsung di GOR Ken Arok, Minggu (17/5) hingga malam hari.
Cosmo JNE sukses mengamankan tiga poin krusial usai menundukkan Asahan FC 3-2. Brace dari Zehdi Insana Kamil memastikan kemenangan tipis yang sekaligus memantapkan posisi luar biasa Cosmo diperingkat ketiga dengan 46 poin dari 21 kali main.
Lalu, sang juara bertahan Bintang Timur Surabaya, tampil kesetanan dan tanpa ampun melumat Raybit FC dengan skor 12-0. Kemenangan telak itu, Bintang Timur di posisi keempat dengan meraih 46 poin dari 20 kali main.
Sementara itu, Pangsuma FC Kalbar gagal lolos ke final four usai dikalahkan tim tuan rumah Unggul FC Malang 7-5. Legiun asing Wellington Pereira Rodrigues Adao tampil sensasional dengan mencetak quintrick atau 5 gol untuk mengunci kemenangan di hadapan publik sendiri.
Kekalahan tersebut, membuat Pangsuma FC tertahan dengan poin 39 dari 20 kali main dan tak mungkin lagi mengejar Cosmo dan Bintang Timur. Walau pun memetik dua kemenangan, poin maksimalnya hanya 45 poin atau tertinggal satu poin dari saingannya.
Bagi Unggul FC Malang dengan kemenangan itu menggeser Pangsuma FC diperingkat kelima dengan 51 poin, tapi tak mungkin ke final four karena hanya menyisakan satu pertandingan.
Sementara itu, Fafage Banua memuncaki klasemen sementara usai menang 5-3 atas Nanzaby Family FC pada Minggu malam. Klub asa Kalsel memperoleh 52 poin menggusur Blacksteel Papua dengan poin 51 dari 21 kali main.
Sempat tertinggal di babak pertama dan harus bermain dengan kerugian jumlah pemain akibat kartu merah, Fafage sukses melakukan comeback luar biasa yang diwarnai performa gemilang Caio Almeida.
Sementara itu dikutip dari Media Centre KFI, Halus FC Jakarta bermain imbang 1-1 melawan Kuda Laut Nusantara. Kuda Laut Nusantara sempat unggul lebih dulu, namun gol balasan Bagus Himawan sukses menyelamatkan Halus FC dari kekalahan.
Meski komposisi tim final four telah resmi terbentuk, tensi kompetisi dipastikan tidak akan menurun dalam pertandingan di Kota Tangerang, Banten pekan depan.
Fokus utama dari keempat tim elit ini kini akan bergeser sepenuhnya pada perebutan posisi nomor satu di klasemen akhir demi mengamankan satu tiket emas paling prestisius, yaitu hak representasi Indonesia di ajang antarklub internasional, Piala Intercontinental.
Di sisi lain, tim-tim seperti Unggul FC, Pangsuma FC, Halus FC, Nanzaby FC, Asahan FC, dan Kuda Laut Nusantara dipastikan akan tetap memberikan performa terbaik di sisa kompetisi. Ketiadaan sistem degradasi pada musim ini terbukti berhasil membuat tim-tim tersebut bermain tanpa beban, berani memperagakan strategi menyerang yang agresif, dan siap tampil lepas sebagai penguji mentalitas yang sempurna bagi empat tim yang akan berlaga di babak final four. (ful/KPO-3)















