Banjarbaru, KP – Ruas Jalan Jejangkit Kabupaten Barito Kuala (Batola) akan mendapatkan penanganan pada tahun ini.
Jalan ini merupakan akses ke kawasan pertanian.
Dulu menjadi tempat pelaksanaan Hari Pangan Sedunia (HPS).
Penanganan ruas akan menyeluruh. meliputi peninggian badan jalan, pelebaran jalan, hingga pengaspalan. Jalan yang masuk dalam penanganan sepanjang 1,4 kilometer.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Robby Cahyadi, menjelaskan pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa pengaspalan, tetapi juga mencakup peninggian serta pelebaran badan jalan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Konstruksi jalan dirancang dengan spesifikasi yang menyesuaikan kondisi lahan setempat.
Pada bagian pondasi, seluruh ruas menggunakan pancangan galam untuk memperkuat struktur jalan, mengingat kawasan tersebut memiliki karakteristik tanah yang relatif lunak.
Selain itu, di sisi kiri dan kanan jalan juga dibangun pasangan batu sebagai pengaman sekaligus penunjang kekuatan badan jalan.
“Dengan konstruksi tersebut, diharapkan jalan memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas maupun kondisi cuaca,” paparnya.
Lebar badan jalan yang ditangani mencapai 7 meter.
Sementara itu, lebar perkerasan aspal dibuat 5 meter dengan tambahan bahu jalan masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan.
Penambahan bahu jalan tersebut bertujuan memberikan ruang yang lebih aman bagi pengguna jalan sekaligus meningkatkan fungsi drainase dan stabilitas konstruksi.
Proyek peningkatan Jalan Jejangkit ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalsel dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan Batola yang memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
“Kami mengharapkan akses transportasi warga menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian dan perkebunan dapat berjalan lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” harapnya.(mns/K-2)















