Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Jamkrida Kalsel dan FEB ULM Perkuat Sinergi, Buka Peluang Magang dan Penelitian bagi Mahasiswa

×

Jamkrida Kalsel dan FEB ULM Perkuat Sinergi, Buka Peluang Magang dan Penelitian bagi Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260608 WA0039

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama PT Jamkrida Kalimantan Selatan (Perseroda) memperkuat kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dirangkai dengan kegiatan Literasi Keuangan bertema “Penjaminan Kredit dan Cerdas Finansial untuk Kemandirian Fiskal”, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus FEB ULM itu dihadiri Dekan FEB ULM Dr Ahmad Yunani SE MSi, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Muzdalifah, Direktur Bisnis PT Jamkrida Kalsel (Perseroda) Muhammad Hanafiah SE, serta Kepala Divisi Bisnis Penjaminan PT Jamkrida Kalsel (Perseroda) Yusda Rizaldi S.Kom MM.

Kalimantan Post

Direktur Bisnis PT Jamkrida Kalsel Muhammad Hanafiah menegaskan bahwa kerja sama antara dunia akademik dan dunia usaha tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi harus diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.

Menurutnya, salah satu bentuk nyata kerja sama tersebut adalah pembukaan kesempatan magang, dukungan penelitian, hingga penyediaan data yang dibutuhkan mahasiswa untuk penyusunan skripsi maupun karya ilmiah.

“Bentuk nyatanya adalah penerimaan mahasiswa magang, dukungan terhadap penelitian, hingga penyediaan data yang diperlukan untuk penyusunan skripsi atau karya ilmiah,” ujarnya.

Selain menyediakan akses data, PT Jamkrida Kalsel juga membuka peluang dukungan pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi kegiatan pendidikan dan penelitian. Namun, besaran bantuan akan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dan alokasi dana CSR yang tersedia.

Hanafiah menegaskan pihaknya tidak membatasi jumlah mahasiswa magang yang ingin belajar di lingkungan perusahaan. Selama terdapat pengantar resmi dari perguruan tinggi atau fakultas, baik negeri maupun swasta, seluruh mahasiswa memiliki kesempatan yang sama.

“Kami tidak membatasi jumlah peserta magang. Semua perguruan tinggi kami buka, baik negeri maupun swasta. Yang penting ada pengantar resmi dan sesuai dengan kebutuhan yang ada,” katanya.

Baca Juga :  Hadiri Pelepasan Siswa SMPN 9 Banjarmasin, Wali Kota Ajak Generasi Muda Terus Berprestasi

Ia menambahkan, selain mendukung program magang dan penelitian, perusahaan juga siap berkolaborasi dalam kegiatan literasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Hanafiah, juga mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi selama masa kuliah. Menurutnya, pengalaman organisasi menjadi nilai tambah yang penting ketika memasuki dunia kerja karena mampu membentuk kemampuan komunikasi, koordinasi, dan kepemimpinan.

“Tidak harus selalu memiliki pengalaman kerja. Pengalaman berorganisasi juga menjadi nilai positif karena kemampuan komunikasi dan koordinasinya biasanya sudah terasah,” jelasnya.

PT Jamkrida Kalsel juga membuka peluang bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin berkarier di sektor jasa keuangan. Kesempatan tersebut terbuka bagi siapa saja yang memenuhi kualifikasi dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

Sementara itu, kegiatan literasi keuangan yang digelar FEB ULM dan PT Jamkrida Kalsel bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pengambilan keputusan finansial yang bijaksana, serta peran industri penjaminan dalam mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang penjaminan kredit, PT Jamkrida Kalsel menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga berperan aktif meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Penandatanganan MoU antara FEB ULM dan PT Jamkrida Kalsel diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program kolaboratif yang berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kompetensi mahasiswa.

Melalui kerja sama tersebut, kedua institusi berkomitmen memperkuat sinergi dalam menciptakan ekosistem pendidikan dan ekonomi yang lebih inklusif, inovatif, dan berdaya saing guna mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan