BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Bank Kalsel kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem media siber yang profesional dan berkualitas di Kalimantan Selatan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Selatan periode 2025–2030 yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan, Senin (8/6).
Kegiatan pelantikan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, dunia usaha, dan insan pers. Gubernur Kalimantan Selatan diwakili Asisten Administrasi Umum Dinansyah, sementara Pemerintah Kota Banjarmasin diwakili Wakil Wali Kota Ananda.
Kehadiran sejumlah perusahaan dan BUMD turut menunjukkan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas media siber di daerah.
Bank Kalsel menjadi salah satu mitra strategis yang selama ini konsisten mendampingi berbagai program JMSI Kalsel.
Selain Bank Kalsel, dukungan juga datang dari sejumlah instansi dan perusahaan, baik pemerintah maupun swasta.
Ketua Pengda JMSI Kalimantan Selatan, Anshari Yanoor, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelantikan dan program organisasi.
Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel yang dinilai terus menunjukkan komitmen dalam membangun kemitraan dengan JMSI.
“Bank Kalsel senantiasa membantu JMSI Kalsel dalam berbagai kegiatan, mulai dari kepengurusan sebelumnya hingga saat ini. Semoga kolaborasi ini terus terjalin untuk mendukung berbagai program JMSI ke depan, khususnya dalam pembinaan media siber di Banua,” ujarnya.
Menurut Anshari, sinergi antara media dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor perbankan daerah, menjadi faktor penting dalam menciptakan industri media yang sehat, profesional, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Sementara itu, Ketua Pembina JMSI Kalsel, Afrizaldi, menekankan pentingnya menjaga kualitas dan integritas pemberitaan di tengah derasnya arus informasi digital.
Ia mengingatkan bahwa media memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan informasi yang edukatif, akurat, dan dapat dipercaya masyarakat. Di tengah maraknya informasi yang berpotensi menggiring opini, media dituntut tetap berpegang pada kode etik jurnalistik dan prinsip-prinsip profesionalisme.
“Media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi melalui pemberitaan yang objektif, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat,” katanya.
Dukungan berkelanjutan dari Bank Kalsel terhadap JMSI Kalsel diharapkan semakin memperkuat kapasitas media siber di daerah, sekaligus mendorong terciptanya ruang informasi yang sehat, kredibel, dan mampu mendukung pembangunan Kalimantan Selatan. (ADV/KPO-1)















