Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Kampung Ketupat Terbengkalai, Disbudporapar Banjarmasin Layangkan Surat ke Pengelola

×

Kampung Ketupat Terbengkalai, Disbudporapar Banjarmasin Layangkan Surat ke Pengelola

Sebarkan artikel ini
IMG 20260620 WA0036 e1781953329975
Kondisi Kampung Ketupat yang terbengkalai hingga sarana prasarana sudah banyak yang rusak. (Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin menyoroti kondisi Kampung Ketupat yang saat ini terbengkalai bahkan banyak sarana prasarana yang rusak.

Baru-baru tadi saja, Disbudporapar Kota Banjarmasin juga sudah melayangkan sebuah surat yang mempertanyakan kelanjutan perkembangan destinasi Kampung Ketupat kepada pengelola yang menjadi pengawasan pihaknya.

Kalimantan Post

“Kami sudah melayangkan surat kepada PT Juru bagaimana pengembangan untuk destinasi ini. Apa masih lanjut atau bagaimana karena ini penting bagian dari pengawasan kami,” ucap Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, Sabtu (20/6/2026).

Namun menurut Sabil, surat yang sudah dilayangkan hingga saat ini belum dapat balasan dari pengelola. Untuk itu, rencananya surat kedua akan kembali dikirim dalam waktu dekat.

Menurutnya, jika surat kedua masih tak mendapat respon dan Kampung Ketupat tetap dalam kondisi terbengkalai, pihaknya akan menindaklanjuti serta berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

“Kedua ini mungkin akan kami beri tenggat waktu sekitar satu Minggu. Kalau tidak dijawab, kami akan segera belapor kepimpinan dan berkoordinasi dengan tim bagian kerja samanya untuk bagaimana selanjutnya,” kata Sabil.

Lebih lanjut, Sabil menjelaskan jika sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin, seharusnya Kampung Ketupat bisa berkembang menjadi salah satu ikon destinasi wisata di Kota Seribu Sungai.

Mengingat letak Kampung Ketupat strategis yang berdekatan dengan objek wisata lainnya seperti Menara Pandang dan Patung Bekantan.

Selain itu, ketupat juga menjadi ciri khas di kawasan tersebut hingga sangat disayangkan apabila berakhir terbengkalai.

“Pak wali sebenarnya mengingingkan menjadi tempat bagian destinasi wisata. Entah masih dilanjutkan oleh pengelola dengan konsep Kampung Ketupat atau model baru dengan pengelolaan baru. Masih kami tunggu dari bagian kerja sama apa lanjut atau tidak, selanjutnya kami akan minta arahan kembali,” terangnya.

Baca Juga :  Langgar Aturan dan Tak Kantongi PBG, Bangunan Toko 7 Pintu Dibongkar Satpol PP

Jika pada akhirnya pengelolaan Kampung Ketupat diserahkan sepenuhnya kepada Disbudporapar Kota Banjarmasin, pihaknya akan meminta arahan pimpinan dalam pengelolaannya dan siap melakukan pengembangan destinasi wisata tersebut dengan maksimal dan melihat potensi yang ada. (ham/KPO-3).

Iklan
Iklan