Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Meski SPMB Online, SMAN 12 Banjarmasin Tetap Padat Didatangi Orang Tua Calon Siswa

×

Meski SPMB Online, SMAN 12 Banjarmasin Tetap Padat Didatangi Orang Tua Calon Siswa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260623 WA0036 1 scaled
Banyak orang tua calon siswa melakukan pendaftaran dengan mendatangi di SMAN 12 Banjarmasin langsung karena gaptek, Selasa (23/6/2026).(Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Meski Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) serentak online di jenjang SMA sejak Senin (22/6/2026), namun SMAN 12 Banjarmasin tetap padat didatangi orang tua calon siswa yang ingin mendaftar.

Bahkan pada hari pertama SPBM kemarin, ada sekitar 80 pendaftar yang sengaja datang ke sekolah untuk meminta bantu saat proses memasukan berkas pendaftaran secara online.

Kalimantan Post

“Memang kebanyakan datang ke sekolah langsung untuk dibantu mendaftar,” ucap Ketua Panitia SPMB SMAN 12 Banjarmasin, Aulia Azizah, Selasa (23/6/2026).

Pemandangan sama juga terjadi pada hari kedua pelaksanaan SPBM ini. Namun tidak terlalu banyak seperti hari pertama.

Mengingat cukup membludaknya yang meminta bantuan untuk mendaftar. Maka petugas maupun peralatan untuk SPMB ini sudah disiapkan.

“Kita sudah siapkan beberapa komputer untuk daftar online ini. Termasuk petugas dan operator yang akan membantu pendaftar,” tutur Aulia.

Menurut Aulia, banyaknya orang tua calon siswa yang datang ke sekolah untuk mendaftar karena memang rata-rata masih Gagap Teknologi (Gaptek).

Selain itu, keberadaan wilayah juga cukup berpengaruh terhadap karakteristik warganya. Maka tak heran masih banyak yang mengalami keterbatasan pengetahuan terhadap teknologi.

“Calon siswa di sini kebanyakan warga sekitar yang memang kita tahu sekolah berada di pinggiran kota. Makanya masih banyak yang tidak mengerti saat daftar online,” tuturnya.

Adapun selama dua hari pelaksanaan SPMB ini, sudah terdata ada sekitar 150 calon siswa yang menjadikan SMAN 12 Banjarmasin sebagai pilihan.

Meski sudah terbilang cukup banyak yang mendaftar. Namun masih belum bisa diambil patokan, sebab penentu akhir jumlah siswa pada saat daftar ulang nanti yang dijadwalkan 1 Juli 2026 mendatang.

“Jadi yang mendaftar online ini belum pasti, kita baru tahu setelah daftar ulang nanti berapa jumlahnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Masuk Tiga Besar, Kelurahan Alalak Selatan Jalani Tahap Krusial Verifikasi Lapangan

Tak dipungkirinya, SMAN 12 Banjarmasin hanya menjadi pilihan terakhir calon siswa yang tidak diterima pada pilihan pertama.

Maka dari itu, seperti tahun-tahun sebelumnya, sekolah akan kembali membuka pendaftaran secara offline untuk memenuhi kouta Rombongan Belajar (Rombel) yang belum terisi.

“Biasanya yang mendaftar setelah dibuka kembali itu siswa yang sudah tidak terima dimana-mana, jadi kesini akhirnya,” sebutnya.

Seiring dengan itu, SMAN 12 Banjarmasin sangat jarang mengalami kekurangan siswa karena akan terpenuhi setelah pendaftaran offiline dibuka kembali untuk memenuhi kouta rombel yang masih tersedia.

Selain itu, pendaftar juga bukan hanya berasal dari warga Kota Banjarmasin saja, tapi juga warga dari Kabupaten Barito Kuala (Batola). Mengingat letak sekolah yang berada di perbatasan.

“Ada beberapa kita terima dari kabupaten tetangga yang memang letak sekolah diperbatasan dan dekat dengan rumah mereka,” terangnya.

Adapun rombel yang tersedia di SMAN 12 Banjarmasin ada sebanyak 7 dengan jumlah 252 siswa.

“Semoga bisa terpenuhi sampai selesai SPBM nanti,” tutupnya. (ham/KPO-3)

Iklan
Iklan