Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Kuota Belum Terpenuhi, Sejumlah SMP di Banjarmasin Kembali Buka Pendaftaran

×

Kuota Belum Terpenuhi, Sejumlah SMP di Banjarmasin Kembali Buka Pendaftaran

Sebarkan artikel ini
IMG 20260625 WA0046 e1782370404272
BUKA PENDAFTARAN - SMPN 23 maupun SMPN 10 Banjarmasin membuka kembali pendaftaran siswa baru karena mengalami kekurangan siswa pada saat SPBM lalu. (Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sejak berakhirnya proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 18 Juni 2026 lalu, beberapa SMP di Kota Banjarmasin kembali membuka pendaftaran karena belum terpenuhinya kouta siswa yang diterima.

Salah satunya SMPN 23 Banjarmasin yang masih mengalami kekurangan siswa hingga 27 orang dari tujuh rombongan belajar (Rombel) dengan total 224 kursi yang tersedia.

Kalimantan Post

“Sampai hari terakhir pendaftaran online kemarin, baru ada sekitar 197 yang terdaftar di sini. Jadi masih kurang 27 siswa lagi dari total keseluruhan kouta,” ungkap Wakil Kesiswaan SMPN 23 Banjarmasin, Sisti Salmiati, Kamis (25/6/2026).

Adapun di hari pertama pelaksanaan pendaftaran offline ini lanjut Sisti, sudah terdata ada tiga calon siswa yang mendaftar.

Jika melihat pengalaman dari tahun ke tahun, SMPN 23 Banjarmasin memang terus mengalami kekurangan siswa. Bahkan untuk memenuhi rombel, sekolah tetap membuka pendaftaran hingga berlangsungnya dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Bahkan sudah masuk sekolah jika ada yang mendaftar kita terima selagi ada kursi kosong,” bebernya.

Seperti sekolah lainnya, kendala pihaknya selama ini karena memang calon pendaftar yang terpecah dengan banyaknya pilihan sekolah di wilayah tersebut.

“Di sini ada MTs (Madrasah Tsanawiyah) juga. Makanya terpecah, terlebih rombel kita juga cukup banyak,” ujarnya.

Kondisi sama juga terjadi pada SMPN 10 Banjarmasin yang kembali perpanjang pendaftaran, karena masih kekurangan 87 siswa dari 7 rombel dengan total kouta 193 siswa yang disediakan.

“Iya kami masih kekurangan hingga membuka pendaftaran kembali,” ungkap Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum di SMPN 10 Banjarmasin, Apriansyah.

Namun menurut Apriansyah, jika pada akhirnya yang terisi hanya 5 rombel. Maka proses belajar mengajar sudah bisa dilakukan karena yang mendaftar ulang sudah terdata ada 106 siswa. Belum lagi pendaftar susulan yang kekurangan ini.

Baca Juga :  Dosen Peternakan UNISKA MAB Bekali Kelompok Tani Ternak Mekar Tani Kelola Usaha Lebih Profesional

“Kalau 5 rombel ini terisi kami sudah bisa, karena alasan dibuka 7 rombel karena ruangan kelas disini banyak. Cuman memang kami kekurangan kursi dan meja,” terangnya.

Menurutnya, apabila 7 rombel nanti benar terisi penuh. Tentu pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan kursi dan meja baru agar tidak menghambat proses belajar mengajar.

Di samping itu, menurutnya jumlah pendaftar di tahun ini masih mending meski masih mengalami kekurangan. Mengingat pada 2024 lalu yang terisi hanya 4 rombel.

“Alhamdulillah tahun kemarin dan tahun ini kemungkinan bisa 5 rombel lagi terisi,” ujarnya.

Menurutnya, penyebab minimnya pendaftar di SMPN 10 Banjarmasin karena memang di wilayah tersebut kebanyakan warga usia tidak produktif. Artinya tidak banyak anak usia dini.

Selain itu, calon pendaftar juga terpecah. Dimana pihaknya bersaing dengan SMPN 6 Banjarmasin yang merupakan sekolah favorit dan berada di wilayah sama.

“Apalagi kita tahu disana sekolah terfavorit jadi warga sekitar sini memilih mendaftar kesana. Terkecuali tertolak mungkin pilihannya kesini dan kami terbuka luas menerima,” tuturnya.

Adapun perpanjangan pendaftaran siswa baru di jenjang SMP sendiri akan berlangsung dari 25 Juni hingga 1 Juli mendatang. (ham/KPO-4).

Iklan
Iklan