BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Jajaran Polsek Banjarmasin Selatan menggelar rekonstruksi pembunuhan di Jalan Rajawali Banjarmasin Selatan, yang dilakukan tersangka M. Aini alias Amat (52), seorang buruh lepas, Kamis (25/6/2026).
Tersangka warga Jalan Teluk Tiram Darat Gang Musyawarah, Banjarmasin Barat, dia terbukti melakukan penganiayaan hingga korban Hendra (28) meninggal dunia.
Dimana tersangka melakukan penganiayaan menggunakan lis siku bahan plastik saat terjatuh dari sepeda motor, disana tersangka menjalani rekonstruksi sebanyak 17 adegan
Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens melalui Kanit Reskrim, AKP Joko Sulistiyo Sriyono SH, saat dikonfirmasi membenarkan telah mengadakan rekonstruksi di Mapolaek Banjarmasin Barar.
Rekonstruksi ini dihadiri Kejaksaan Negeri Banjarmasin dan LKBH Unlam Banjarmasin, disana tersangka yang mengenakan pakaian orange dengan santai menjalankan rekonstruksi.
Dari rekonstruksi ini, sesuai pasal 458 jo 466 KUHP, tersangka awalnya nongkrong bersama teman-temannya sambil meminum alkohol, tak lama kemudian datang korban bersama temannya.
Selanjutnya tersangka meminta temani korban untuk mengambil sesuatu, mereka pun menggunakan sepeda menuju ke Jalan Gubernur Soebarjo Banjarmasin, ditengah perjalanan korban ugal-ugalan membawa sepeda motor.
Sehingga tersangka sempat marah kepada korban diatas sepeda motor, sewaktu mereka melawan arus, lalu korban hampir menabrak pengguna sepeda motor lainnya dan membanting sepeda motor.
Akibatnya keduanya terjatuh dari sepeda motor, lalu tersangka sempat bangun serta membalik badan korban , disana tersangka melihat lis siku bahan plastik tak jauh dari mereka jatuh.
Tersangka mengambilnya dan langsung menusukannya ke leher depan, hal ini terlihat di adegan 10.
Setelah itu tersangka sempat pulang ke rumah untuk berganti baju karena terkena lumuran darah, lalu tersangka kembali ke lokasi kejadian guna menolong korban.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (1/6/2026) silam, di Jalan Rajawali Banjarmasin Selatan, disana korban banyak mengeluarkan darah segar, awalnya dari laporan adanya korban kecelakaan.
Saat dicek di ruangan Intalasi Pemulsaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, ternyata korban pembunuhan. (fik/KPO-4)















