CHINA, Kalimantanpost.com – Petenis asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Muhammad Rifqi Fitriadi berhasil melangkah ke perempatfinal tunggal putra Turnamen Tenis ITF M15 Wuning 3 2026 yang berlangsung di China, Kamis (9/7/2026) sore.
Rifqi dalam pertandingan babak 16 besar berhasil mengalahkan petenis Korea Selatan, Cho Min Hyuk dua set langsung.
Di set pertama, lewat permainan determinasi tinggi dan servis yang keras membuat Cho Min Kyuk tak berdaya hingga menang 6-3.
Begitu juga di set kedua, Rifqi lewat servis keras membuat petenis Korea Selatan itu tak berkembang hingga menyerah 6-1.
“Kunci kemenangan Rifqi hari ini karena 70 persen servis nya masuk. Selain itu Rifqi juga bermain konsisten sepanjang pertandingan,” ujar Rizani, orangtua Rifqi yang dihubungi Kamis (9/7) malam.
Kemenangan ini, petenis kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 23 Januari 1999 ini melangkah ke babak delapan besar.
Sebelumnya di babak pertama yang merupakan unggulan kelima mengalahkan petenis tuan rumah dari China, Kaigaoge
6-1 di set pertama. Memasuki set kedua, Rifqi sempat memimpin 1-0, tapi lawannya Kaigaoge Kang mengundurkan diri.
Sementara itu, Cho Min Hyuk dari Korea Selatan dalam pertandingan babak pertama berhasil mengalahkan pemain tuan rumah China Chen Yan Lang
dengan skor 6-1, 6-3.
Sementara di ganda putra, Rifqi yang berpasangan dengan Lee Dukkhee (Korea Selatan) di babak pertama berhasil menaklukkan pasangan tuan rumah China, Hen Xing Dao/Hang Minghui dengan skor 6-2, 6-2.
Di babak 16 besar, Rifqi/Dukkhee yang merupakan unggulan ketiga akan menghadapi ganda dari Korea Selatan Kim Jangjun/Roh Hoyoung.
Kim Jangjun/Roh Hoyoung di babak awal menaklukkan ganda China Han Xirui/Mo Yecong dua set langsung 6-2 7-5.
Sebelumnya, Rifqi Fitriadi akhirnya berhasil meraih juara tunggal putra M15 Wuning 2 Open 2026 seri 2 di China setelah di final menaklukkan mengalahkan petenis Rusia Amirkhamza Nasridinov 6-3, 6-3 pada Minggu (5/7/2026).
Alhamdulillah setelah tiga tahun menanti, saya berhasil meraih juara,” ujar Rifqi.
Ditambahkan petenis nomor satu tunggal putra Indonesia ini, dirinya terakhir meraih juara pada tahun 2023.
“Tren cukup bagus berhasil meraih juara dan modal positif ini untuk persiapan ke Asia Games 2026 mendatang,” ujar kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 23 Januari 1999 ini (ful/KPO-3)















