BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengirimkan delegasi mahasiswa pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama Kalimantan Universities Consortium (KUC)–Borneo Studies Network (BSN) 2026 di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kegiatan pelepasan digelar di Auditorium Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan dilepas Kepala Otorita IKN.
Sebanyak 34 mahasiswa peserta KKN beserta 7 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari tujuh
perguruan tinggi negeri dan swasta anggota KUC mengikuti kegiatan ini, yakni Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Borneo Tarakan (UBT), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda, Universitas Balikpapan (UNIBA), dan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).
ULM mengirimkan dua mahasiswa terpilih sebagai delegasi, yaitu M Yusuf dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK) serta Muhammad Rizqi Aulia Ramadhan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Keduanya didampingi Wakil Dekan FPIK ULM Ira Pusphita Sari selaku Dosen Pembimbing Lapangan.
Rangkaian kegiatan pelepasan KKN diawali dengan pertemuan khusus (intimate meeting) para pimpinan perguruan tinggi anggota KUC bersama Kepala Otorita IKN yang didampingi Sekretaris OIKN dan salah satu Deputi di lantai 5 Gedung OIKN.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis mengenai peran perguruan tinggi Kalimantan dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara, dilanjutkan seremoni pelepasan KKN oleh Kepala OIKN di Auditorium IKN.
Dalam acara pelepasan terssbut, perwakilan mahasiswa ULM, M Yusuf, dipercaya menerima bendera pataka KKN KUC–BSN (Borneo Studies Network) dari Ketua KUC. Rangkaian acara ditutup dengan serah terima jabatan Ketua KUC periode 2024–2026, Rektor Universitas Balikpapan, kepada Ketua KUC periode 2026–2028, Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT).
KKN Bersama KUC–BSN 2026 merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh perguruan tinggi anggota KUC bersama Borneo Studies Network (BSN), LLDIKTI Wilayah XI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta Otorita Ibu Kota Nusantara. Program
ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi Kalimantan dalam mendukung pembangunan IKN melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Program unggulan KKN Bersama tahun ini adalah living lab, yakni menempatkan mahasiswa di beberapa kedeputian Otorita IKN sesuai dengan basis keilmuan masing-masing. Dari setiap kedeputian, mahasiswa kemudian ditempatkan pada direktorat yang relevan dengan program studinya.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa menginap di tower hunian pekerja, sedangkan para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menginap di tower ASN.
Selain seremoni pelepasan, kegiatan juga dirangkai dengan Sarasehan KUC–BSN yang menghadirkan para Rektor, termasuk Wakil Rektor IV ULM Dr Yusuf Azis dan Guru Besar ULM, Prof.Sutarto Hadi.
Sarasehan ini menjadi forum strategis untuk berbagi praktik baik, memperkuat jejaring akademik, serta merumuskan langkah kolaboratif dalam mendukung pembangunan
berkelanjutan di Kalimantan dan Ibu Kota Nusantara.
Keikutsertaan ULM dalam KKN Bersama KUC– BSN 2026 menegaskan komitmen ULM dalam kolaborasi pembangunan Ibu Kota Nusantara, sekaligus memberikan pengalaman belajar lintas kampus dan lintas daerah yang berharga bagi mahasiswa. (adv/lyn/KPO-4).















