Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Gerakan Tanah Picu Jalan Veteran Km 5,5 Amblas , BPBD Evakuasi Warga dan Alihkan Arus Lalu Lintas

×

Gerakan Tanah Picu Jalan Veteran Km 5,5 Amblas , BPBD Evakuasi Warga dan Alihkan Arus Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260715 WA0019
AMBLAS - Kondisi Jalan Veteran Km 5,5, Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur ambles akibat gerakan tanah, Rabu (15/7/2026). (Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Aktivitas warga di kawasan Jalan Veteran Km 5,5, Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, terganggu setelah ruas jalan utama tersebut mengalami ambles akibat gerakan tanah, Rabu (15/7/2026).

Kerusakan yang terjadi cukup parah hingga memaksa petugas di lapangan menerapkan sistem buka tutup arus kendaraan untuk mencegah risiko kecelakaan.

Kalimantan Post

Dari pantauan di lokasi langsung, terlihat sejak pagi antrean kendaraan mengular di kedua arah. Banyak pengendara harus menunggu giliran melintas karena hanya satu lajur yang dapat digunakan.

Kemacetan pun tak terhindarkan, terutama pada jam masyarakat berangkat kerja dan mengantar anak ke sekolah.

Adapun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menerima laporan kejadian itu sekitar pukul 03.46 Wita.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi sejak pukul 07.30 Wita untuk melakukan pendataan, pengamanan area, serta penanganan awal.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin menjelaskan dugaan sementara gerakan tanah dipicu oleh abrasi di bantaran sungai yang berlangsung cukup lama.

Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas di ruas jalan tersebut.

Meski kerusakan tergolong berat, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, tiga warga yang rumahnya berada di titik paling terdampak telah mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga mereka.

“Alhamdulillah dari pendataan awal tidak ada korban meninggal, hilang maupun luka. Namun tiga warga telah dievakuasi secara mandiri ke rumah keluarganya demi keselamatan,” kata Husni.

Data sementara BPBD menyebutkan dua unit rumah yang juga difungsikan sebagai tempat usaha mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah. Selain itu, tujuh bangunan toko di sekitar lokasi turut terdampak karena kondisi tanah yang terus bergerak.

Baca Juga :  Sekitar 45 Persil Bangunan Terdampak Pembebasan Lahan NUFRep di Tahap Kedua

Hasil asesmen menunjukkan retakan membelah badan jalan sepanjang kurang lebih 43,5 meter. Amblesan tercatat mencapai sekitar 90 sentimeter dengan pergeseran badan jalan hingga 3,5 meter.

“Kerusakan ini berada di jalan utama. Sehingga perlu segera dilakukan perbaikan dan pemulihan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih luas,” ujar Husni.

Untuk mencegah risiko yang lebih besar, BPBD merekomendasikan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut. Kendaraan dari arah Jalan Veteran Km 5,5 dialihkan melalui Jalan Pembina atau Jalan Rahayu menuju Jalan Martapura Lama hingga kondisi ruas jalan dinyatakan aman.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas di titik retakan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan menjadi prioritas utama,” akhirnya. (ham/KPO-4).

Iklan
Iklan