BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memperluas langkah penghematan energi dengan menghentikan sementara operasional lampu-lampu dekoratif di sejumlah ruas jalan. Kebijakan ini diberlakukan sebagai respons atas kondisi pasokan listrik yang belum sepenuhnya stabil.
Sebelumnya, Pemko Banjarmasin telah melakukan penyesuaian terhadap operasional sebagian Penerangan Jalan Umum (PJU). Kini, upaya efisiensi dilanjutkan dengan memadamkan lampu hias yang dinilai tidak berpengaruh terhadap fungsi utama penerangan jalan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Penerangan Jalan Umum (UPTD PJU) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Hendra Alfajeriani menjelaskan tim BATARANG telah diterjunkan untuk menonaktifkan lampu selang dekoratif yang terpasang di tiang maupun pepohonan pada sejumlah titik di kota.
“Penonaktifan hanya dilakukan pada lampu dekoratif. Sementara lampu PJU utama yang berfungsi menerangi jalan tetap beroperasi seperti biasa, sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” kata Hendra, Sabtu (1/8/2026).
Dia mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin agar seluruh perangkat daerah mengambil bagian dalam program penghematan energi selama kondisi defisit daya masih berlangsung.
Menurut Hendra, pengurangan penggunaan lampu dekoratif ini diharapkan mampu mengurangi konsumsi listrik pemerintah sekaligus mendukung upaya menjaga kestabilan pasokan energi.
“Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengurangan beban konsumsi listrik. Sekaligus membantu menjaga keandalan pasokan energi di tengah kondisi defisit daya yang sedang dihadapi,” tuturnya.
Selain melakukan efisiensi di lingkungan pemerintah, Pemko Banjarmasin juga mengimbau masyarakat untuk ikut menghemat penggunaan listrik, baik di rumah maupun di tempat kerja, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi pasokan energi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan seluruh masyarakat Kota Banjarmasin terhadap kebijakan ini. Semoga langkah ini dapat membantu menjaga keandalan pasokan listrik serta mewujudkan penggunaan energi yang lebih efisien dan bertanggung jawab,” tutupnya.(ham/KPO-3).















