Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Jasad Bayi Malang Masih Bertali Pusar Mengapung di Sungai Kali Negara

×

Jasad Bayi Malang Masih Bertali Pusar Mengapung di Sungai Kali Negara

Sebarkan artikel ini
IMG 20260804 WA0048 e1785850632282

AMUNTAI, Kalimantanpost.com – Jasad bayi yang malang masih lengkap dengan tali pusar ditemukan mengapung dalam keadaan tidak bernyawa di Sungai Kali Negara di Desa Keramat, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.

Jasad bayi pertama kali diketahui salah seorang pencari ikan. Setelah melihat adanya sesosok bayi mengapung di aliran sungai, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Keramat yang kemudian meneruskan informasi tersebut kepada Polsek Amuntai Selatan.

Kalimantan Post

Bayi tersebut berjenis kelamin laki – laki dengan panjang kurang lebih 53 centimeter lengkap masih terlilit tali pusar dibadan. Saat ditemukan dalam kondisi pembengkakan dan mengalami pembusukan.

Petugas bersama warga pun akhirnya melakukan evakuasi terhadap jenazah bayi tersebut dan membawanya ke RSUD Pembalah Bantung.

Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto SIK melalui Kasi Humas Iptu Asep Huzainur membenarkan adanya penemuan jenazah bayi jenis kelamin laki laki mengapung di sungai.

Kasi Humas menjelaskan saat ini jajaran Polres HSU melalui Polsek Amuntai Selatan bersama Unit Identifikasi Satreskrim tengah melakukan penyelidikan.

“Petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, meminta keterangan para saksi, serta mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut guna memastikan seluruh fakta di lapangan dapat terdokumentasi dengan baik sebagai bagian dari proses penyelidikan,” terangnya.

Berdasarkan hasil olah TKP, diketahui saat ditemukan kondisi bayi sudah mengapung di aliran sungai dan dibungkus menggunakan kain sarung berwarna oranye.

Jenazah bayi dibawa ke RSUD Pembalah Batung Amuntai untuk dilakukan pemeriksaan medis oleh tim dokter bersama Unit Identifikasi Polres HSU yang didampingi Unit Reskrim Polsek Amuntai Selatan.

Baca Juga :  Tiga Mahasiswa UNU dan Dua ULM Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Batulicin -Banjarbaru

“Diperkirakan jenazah telah berada di aliran sungai selama kurang lebih dua hingga lima hari. Namun demikian, penyebab pasti kematian maupun kepastian apakah bayi meninggal sebelum, saat, atau setelah proses persalinan belum dapat disimpulkan,” lanjut Kasi Humas.

Dari lokasi kejadian, petugas turut mengamankan barang bukti berupa kain sarung berwarna oranye yang membungkus jenazah bayi. Selain itu, sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan penelusuran guna mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat yang mengetahui informasi terkait identitas bayi maupun pihak yang diduga terlibat untuk segera memberikan keterangan kepada penyidik sebagai bagian dari upaya mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh. (nov/KPO-3)

Iklan
Iklan