Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Angka Kemiskinan Kalteng di Bulan Maret 2026 Naik 0,15 Persen

×

Angka Kemiskinan Kalteng di Bulan Maret 2026 Naik 0,15 Persen

Sebarkan artikel ini
IMG 20260806 WA0027
Namun dari sisi jumlah, sebagian besar penduduk miskin Indonesia masih berada di Pulau Jawa (12,02 juta orang), sementara Pulau Kalimantan menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin terendah yakni 0,87 juta orang. (drt/KPO-3)

PALANGKA RAYA. Kalimantanpost.com – Angka kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), naik berada pada posisi keenam provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah secara nasional. Disisi lain angka kemiskinan Kalteng para bulan Maret 2026 dari September 2025 naik 0,15 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng yang dirilis Rabu (5/8/2026), per Maret 2026, angka kemiskinan Kalteng berada di posisi 5,09.

Kalimantan Post

Capaian tersebut berada di bawah Provinsi Kalimantan Timur yang berada pada posisi ketujuh dengan persentase 5,14 persen.

Meski berada pada jajaran provinsi terendah tingkat nasional, persentase penduduk miskin Kalteng pada Maret 2026 yang sebesar 5,09 persen mengalami peningkatan 0,15 persen poin terhadap kondisi September 2025.

Dari sisi kuantitas, jelas Toto, jumlah penduduk miskin di Kalteng pada Maret 2026 tercatat sebanyak 146,71 ribu orang, bertambah sekitar 4,96 ribu orang dibandingkan September 2025.

Bila dirinci menurut wilayah, lanjutnya, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2026 sebesar 4,86 persen atau meningkat 0,02 persen poin dibandingkan September 2025.

“Sementara itu, persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2026 mencapai 5,27 persen, naik 0,25 persen poin dibandingkan periode September 2025,” beber Toto.

Ditambahkannya, BPS Kalteng mencatat Garis Kemiskinan (GK) pada Maret 2026 sebesar Rp723.149,00/kapita/bulan, naik 5,78 persen dibanding September 2025.

Komposisi Garis Kemiskinan ini didominasi oleh Garis Kemiskinan Makanan sebesar 77,27 persen (Rp558.806,00/kapita/bulan) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar 22,73 persen (Rp164.343,00/kapita/bulan).

Pada Maret 2026, rata-rata rumah tangga miskin di Kalteng memiliki 4,82 orang anggota keluarga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata mencapai Rp3.485.578,00/rumah tangga miskin/bulan.

Pada periode September 2025 hingga Maret 2026, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Kalteng juga mengalami peningkatan.

Baca Juga :  HUT ke-67 SMAN 1 Palangka Raya Gelar Donor Darah dan Jalan Santai Sehat

“Indeks Kedalaman Kemiskinan naik menjadi 0,778 dari sebelumnya 0,611 pada September 2025. Adapun Indeks Keparahan Kemiskinan meningkat dari 0,113 menjadi 0,188 pada Maret 2026,” ungkap Toto.

Secara nasional dan spasial, persentase penduduk miskin terbesar berada di wilayah Pulau Maluku dan Papua yaitu sebesar 18,06 persen, sedangkan persentase penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan sebesar 4,94 persen.

Iklan
Iklan