Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Gedung Biro Kesra Setda Provinsi Kalteng Terbakar

×

Gedung Biro Kesra Setda Provinsi Kalteng Terbakar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260812 WA0022 e1786514468477
Petugas damkar berupaya memadamkan api yang melahap Kantor Biro Kesra Setda Kalteng di kompleks kantor gubernur sekitar pukul 03.02 wib, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (12/8/2026). (Antara)

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Gedung yang digunakan sebagai Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di kompleks kantor gubernur, Kota Palangka Raya, terbakar pada Rabu (12/8/2026) dini hari.

Gedung yang terbakar tersebut berada di seberang Masjid Al Amanah, masih dalam kawasan Kompleks Kantor Gubernur Kalteng.

Kalimantan Post

“Ini akan kita evaluasi. Untuk biro ini pasti akan beralih tempat untuk sementara,” kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di sela peninjauan ke lokasi kebakaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 02.10 WIB. Sejumlah armada pemadam kebakaran (damkar), baik milik pemerintah maupun pemadam kebakaran swakarsa bergerak cepat melakukan upaya pemadaman.

Selain gubernur, Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, Kepala Biro (Karo) Kesra Setda Rus’ansyah dan lainnya juga tampak hadir memantau lokasi.

“Yang terbakar kantor dari Biro Kesra Setda Kalteng. Tentunya dari pihak berwenang yang akan melakukan investigasi, sekarang upaya kita adalah memadamkan dulu,” kata Sekda Kalteng Linae Victoria Aden.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Kalteng Rus’ansyah mengatakan hampir seluruh ruangan di gedung tersebut terdampak kebakaran.

Dia menjelaskan, ruangan yang terbakar di gedung tersebut di antaranya ruang kepala biro (karo), kepala bagian (kabag), kepala subbagian (kasubag), serta ruangan staf.

“Kalau yang terbakar hampir semua ruangan. Ada ruang karo, ruang kabag, ruang kasubag dan sebagainya. Termasuk seluruh staf kita di sana terbagi ruangannya,” ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan kondisi sementara di lokasi, belum diketahui barang-barang yang masih dapat diselamatkan. Pemeriksaan terhadap kondisi barang dan dokumen baru dapat dilakukan setelah api benar-benar padam dan proses pemeriksaan oleh kepolisian selesai.

Terkait titik awal munculnya api, Rus’ansyah mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia mengatakan dirinya baru tiba di lokasi setelah kebakaran sudah berlangsung.

Baca Juga :  Meski Sepakat Berdamai, Orang Tua Korban Tegaskan Ada Dugaan Pelecehan Oknum Guru Terjadi

Dari pantauan di lapangan sekitar pukul 04.25 WIB meski api tampak sudah berhasil dipadamkan, namun petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan