Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Seni Budaya

Era Baru Kebudayaan Kalsel: Dari Sekadar Event Menuju Ekosistem Ekonomi yang Inklusif dan Berdaya Saing!

×

Era Baru Kebudayaan Kalsel: Dari Sekadar Event Menuju Ekosistem Ekonomi yang Inklusif dan Berdaya Saing!

Sebarkan artikel ini
dikbud
INAGA Kalsel Solid rapatkan barisan mendukung Visi Misi Gubernur Kalsel Bidang Budaya

Banjarbaru, KalimantanPost.com – Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi mengambil langkah besar dan berani dalam peta jalan pemajuan kebudayaan daerah. Menjawab tantangan dari hasil evaluasi Indeks Pemajuan Kebudayaan (IPK) yang sebelumnya berada di bawah rata-rata nasional, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel langsung melakukan transformasi paradigma secara menyeluruh.

Kebudayaan Kalsel tidak lagi berjalan di tempat dengan cara-cara lama. Kini, arah kebijakan bergeser total: dari sekadar event (kegiatan seremonial) menjadi pembangunan ekosistem yang berkelanjutan; dari pendekatan eksklusif menjadi inklusif berbasis komunitas; serta dari pelestarian pasif menjadi pemberdayaan ekonomi budaya yang mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kalimantan Post

Turning Point: Mengubah Objek Menjadi Subjek Utama

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Edy, menegaskan bahwa langkah ini menandai era baru tata kelola kebudayaan di Bumi Lambung Mangkurat. Pemerintah tidak lagi merumuskan kebijakan dari atas ke bawah (top-down), melainkan hadir secara langsung di tingkat akar rumput (grassroots).

Salah satu pilar utama dalam transformasi ini adalah menggandeng Inaga Kalsel sebagai mitra strategis. Organisasi yang tersebar di seluruh penjuru kabupaten/kota ini resmi didaulat sebagai Agen Budaya.

IMG 20260810 WA00101

“Selama ini masyarakat dan komunitas sering kali ditempatkan sebagai objek. Ke depan, paradigma itu kita ubah total. Inaga Kalsel akan menjadi mitra sejajar dan rekan kerja strategis Disdikbud Provinsi Kalsel dalam memajukan kebudayaan daerah,” tegas Edy dalam acara Silaturahmi dan Penyusunan Program Inaga Se-Kalimantan Selatan di Aula Disdikbud Prov. Kalsel, Jumat (14/8).

Anggaran Tepat Sasaran dan Integrasi Muatan Lokal

Sebagai wujud komitmen nyata terhadap perubahan ini, Disdikbud Kalsel memastikan akan terjadi perombakan radikal pada pola perencanaan anggaran.

  • Anggaran Berdampak Langsung: Dana kebudayaan kini diarahkan secara langsung untuk menyokong para pelaku seni, budayawan, dan ekosistem kebudayaan itu sendiri, bukan lagi terserap pada kegiatan seremonial yang minim dampak jangka panjang.
  • Kurikulum Muatan Lokal: Para agen budaya terpilih ini juga akan dilibatkan secara aktif dalam merumuskan dan memperkaya materi Muatan Lokal (Mulok) di sekolah-sekolah, memastikan generasi muda Kalsel mengenal, mencintai, dan bangga pada akar budaya mereka sejak dini.
  • Perjanjian Kinerja Profesional: Guna memastikan efektivitas dan keseriusan gerakan ini, Disdikbud Kalsel akan memberlakukan perjanjian kinerja khusus bagi pengabdian Inaga di Kalsel.

Menuju Kalsel yang Tangguh Berbudaya

Transformasi besar ini membuktikan bahwa Kalsel tidak tinggal diam dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan meleburnya batasan eksklusivitas, pelibatan aktif komunitas, serta orientasi pada kemandirian ekonomi, kebudayaan di Kalimantan Selatan siap bertransformasi menjadi kekuatan sosial-ekonomi yang membanggakan, inklusif, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional.

Iklan
Iklan