Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Kalahkan Pecatur Pria, MNW Nishfa Juara Catur Cepat “Adipati Cup” 2026 Sekaligus Kado Terindah HUT nya ke-17

×

Kalahkan Pecatur Pria, MNW Nishfa Juara Catur Cepat “Adipati Cup” 2026 Sekaligus Kado Terindah HUT nya ke-17

Sebarkan artikel ini
IMG 20260817 WA0018
Master Nasional Wanita (MNW) Nishfa Dayyana Rahmah meraih juara pertama Kejuaraan Catur Cepat “Adipati Cup” 2026 yang diikuti sebagian besar pecatur pria. (Kalimantan post.com/Repro Pribadi)

AMUNTAI, Kalimantanpost.com Ada kado ulang tahun yang begitu istimewa bagi Master Nasional Wanita (MNW) Nishfa Dayyana Rahmah. Tepat di hari kelahirannya yang ke-17, pecatur muda asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ini berhasil mempersembahkan sebuah prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama Kejuaraan Catur Cepat “Adipati Cup” 2026.

Juara kedua catur cepat yang sebagian besar pecatur putra ini diraih Tarmiji dari HST, posisi ketiga direbut Muh Abidin (HST), Rahmad (HSS) diperingkat dan MN Khairil Anwar di posisi kelima

Kalimantan Post

Nishfa, yang lahir di Amuntai pada 16 Agustus 2009, merupakan salah satu pecatur muda Kabupaten Hulu Sungai Utara yang telah cukup lama malang melintang di kancah percaturan nasional. Kali ini, kepiawaiannya kembali dibuktikan dalam turnamen yang digelar pada 14 -16 Agustus 2026 di Gedung Adipati Kota Raja, Amuntai Selatan.

Kejuaraan tersebut diselenggarakan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memperingati Harlah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Persaingan berlangsung ketat karena Nishfa harus bertanding di kelompok Open, yang mempertemukan pecatur putra dan putri tanpa batasan usia.

Dalam tujuh babak yang dimainkan, Nishfa tampil konsisten dan mengumpulkan 6 poin, sekaligus menempatkannya sebagai yang terbaik di antara para peserta. Puncak perjuangannya terjadi pada babak ketujuh atau babak terakhir.

Menghadapi Ade Sumarna, yang sebelumnya memimpin klasemen hingga babak keenam, Nishfa tampil dengan permainan yang sangat taktis, penuh inisiatif dan keberanian. Tekanan demi tekanan yang dibangun Nishfa akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil menaklukkan sang pemimpin sementara dan memastikan dirinya keluar sebagai juara I Adipati Cup 2026.

Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena diraih tepat pada 16 Agustus, hari ulang tahun Nishfa.

Baca Juga :  Sukseskan KIA Pemprov Kerjasama dengan The Breeze Waterpark

“Juara ini merupakan kado terindah buat saya. Dari awal saya sudah bertekad untuk bisa menjadi yang terbaik pada kejuaraan ini,” ungkap Nishfa pada Senin (17/8).

Raut bahagia sekaligus haru terpancar dari pecatur muda tersebut. Nishfa mengaku bangga mampu menjadi yang terbaik dalam kelompok Open, terlebih karena harus bersaing dengan pecatur-pecatur putera yang tangguh dari berbagai daerah.

Turnamen ini diikuti 96 peserta yang merupakan utusan dari berbagai kabupaten serta provinsi tetangga, khususnya Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Selain itu, turut ambil bagian pecatur dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Balangan dan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Karena itu, keberhasilan Nishfa menjadi juara dalam kelompok umum bukanlah prestasi biasa. Di usianya yang masih sangat muda, ia mampu bersaing dengan para pecatur senior putera dan berpengalaman, bahkan menutup turnamen dengan kemenangan menentukan pada babak terakhir.

Ketua Pengcab Percasi Kabupaten Hulu Sungai Utara, MN Ahmad Raihan Hasa, SAg, SH, MH, WN.PN.l, FI, yang juga merupakan pelatih sekaligus ayah kandung Nishfa, mengaku sangat bangga dengan capaian prestasi yang diraih Nishfa.

Menurut Raihan, kemenangan tersebut merupakan sebuah prestasi yang luar biasa. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan menjadi juara bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Kami sangat bangga dengan capaian prestasi Nishfa. Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Namun, bukan hanya sampai di sini. Ini juga merupakan sebuah tantangan. Kalau ingin mencapai prestasi yang lebih tinggi, tentunya Nishfa harus berlatih lebih giat dan gigih,” terang Raihan.

Ia menambahkan, peningkatan prestasi seorang atlet catur membutuhkan pengalaman bertanding yang lebih luas. Karena itu, Nishfa tidak cukup hanya mengikuti kejuaraan di tingkat daerah, tetapi perlu lebih sering turun dalam kejuaraan nasional dan internasional.

Baca Juga :  Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah Jadi 38 Orang

“Bahkan lebih dari itu, kalau ingin meningkatkan gelar, Nishfa juga harus sering mengikuti kejuaraan internasional dan open turnamen nasional yang berkelas. Kalau tidak, tentunya prestasi Nishfa akan jalan di tempat. Hal ini memerlukan dukungan semua pihak, baik moril maupun dana serta kesempatan,” lanjut Raihan.

Menurutnya, pembinaan atlet catur membutuhkan proses panjang dan berkelanjutan. Semakin banyak bertemu lawan dengan kualitas dan pengalaman berbeda, akan semakin terasah pula kemampuan seorang pecatur dalam menghadapi tekanan pertandingan dan berbagai karakter permainan.

Selaku Ketua Percasi HSU, Raihan juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Pengelola Gedung Adipati, H Hormasyah, SAg, SH, MH atas dukungan dan sumbangsih yang diberikan sehingga Kejuaraan Catur Cepat Adipati Cup dapat terlaksana dengan baik dan berjalan lancar.

Dukungan tersebut, baik berupa dana maupun penyediaan tempat, dinilai sangat berarti dalam penyelenggaraan kejuaraan. Menurut Raihan, sinergi dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menghidupkan kembali semangat pembinaan dan kompetisi percaturan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Raihan berharap Kejuaraan Catur Cepat Adipati Cup dapat menjadi agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting sebagai bagian dari pembinaan dan wadah bagi para pecatur di Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan