Tanjung, KP – Realisasi jalan jembatan mantap, yang tertuang dalam poin visi misi daerah Tabalong Sejahtera, Maju, Riligius dan Terdepan (SMaRT) Bupati Tabalong Ir H Muhammad Noor Rifani SH ST MT, meresmikan Jembatan Gala Gala belum lama tadi di Desa Binjai, Kecamatan Muara Uya.
Jembatan rangka besi sepanjang 60 meter tersebut dirampungkan pembangunannya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan dengan penggunaan dana dari APBD Kabupaten Tabalong tahun anggaran 2025.
Acara peresmian yang merupakan rangkaian kunjungan kerja bertajuk program Bunga Desa (bagana di desa) ke Desa Salikung, Kecamatan Muara Uya ini turut dihadiri anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tabalong H Jurni, Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong Hj Desy Suryanti, sejumlah kepala SKPD, jajaran Pemerintah Desa Binjai, pelaku usaha lokal, dan tokoh masyarakat.
Dalam paparannya, Bupati Tabalong yang akrab disapa H Fani ini mengungkapkan, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam mendorong kemajuan Kecamatan Muara Uya. “Ini bukti kolaborasi hingga infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Muara Uya mengalami kemajuan,” ujarnya.
“Pembangunan jalan dan jembatan yang mantap merupakan salah satu bagian dari program Tabalong SMaRT, target tahun depan capaiannya 100 persen,” ungkap H Fani.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kabupaten Tabalong Wibawa Agung Subrata ST MT, mengatakan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan. “Pembangunan Jembatan Gala Gala ini wujud komitmen kami meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan,” ujar Agung.
Diungkapkan Agung, pembangunan jembatan sempat terkendala proses pemindahan tiang listrik, kondisi tersebut membuat penyelesaian pembangunan baru dapat dilakukan pada tahun anggaran 2026.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Gala Gala akan mempermudah mobilitas masyarakat Desa Binjai dan wilayah sekitarnya. “Selain mendukung aktivitas sehari-hari warga, jembatan tersebut diharapkan menunjang sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan,” demikian pungkasnya. (ros/K-6)















