Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

‎Arahan Presiden Prabowo Langsung Dieksekusi, Kodam Tambun Bungai Percepat Penanganan Karhutla

×

‎Arahan Presiden Prabowo Langsung Dieksekusi, Kodam Tambun Bungai Percepat Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini
IMG 20260824 WA0017 e1787552147961
‎KARHUTLA- Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melakukan survei lapangan untuk menentukan lokasi pembuatan sumur bor sebagai langkah memperkuat ketersediaan sumber air dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan. (Kalimantan post.com/Repro)

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) langsung ditindaklanjuti jajaran TNI di Kalimantan. Sehari setelah Presiden meninjau kondisi Karhutla di Kalimantan Tengah, bantuan tahap pertama mulai berdatangan untuk memperkuat penanganan di wilayah terdampak.

‎Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin juga bergerak cepat dengan melakukan survei lapangan untuk menentukan lokasi pembuatan sumur bor. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ketersediaan sumber air di wilayah yang rawan karhutla sekaligus menghadapi kondisi kekeringan.

‎Kunjungan Presiden Prabowo ke Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026) menjadi bagian dari agenda pemantauan langsung kondisi Karhutla, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah yang tengah menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan.

‎Dalam peninjauan tersebut, Prabowo menegaskan pemerintah terus mengikuti perkembangan situasi dan memperkuat langkah mitigasi untuk mencegah karhutla meluas.

‎“Situasi kita ikuti terus, kita lakukan langkah-langkah mitigasi. Alhamdulillah ini berjalan terus. Semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, tiap hari kita tambahkan,” ujarnya.

‎Presiden juga memastikan kebutuhan peralatan penanganan karhutla terus dipenuhi. Mulai dari helikopter hingga perangkat untuk mencari dan menyediakan sumber air bagi tim di lapangan.

‎“Helikopter-helikopter, alat-alat dan mesin bor untuk air, semua perlengkapan kita penuhi,” tegasnya.

‎Arahan tersebut kemudian diterjemahkan jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai menjadi langkah konkret. Kodam yang wilayah komandonya mencakup Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan itu langsung memperkuat kesiapan sarana pendukung penanganan karhutla.

‎Selain menindaklanjuti kedatangan bantuan tahap pertama, Pangdam Mayjen TNI Zainul Arifin turun langsung melakukan survei lokasi untuk menentukan titik pembuatan sumur bor.

‎Penyediaan sumber air dinilai penting di tengah kondisi cuaca yang kering. Dengan adanya sumur bor di lokasi yang strategis, kebutuhan air untuk penanganan karhutla diharapkan dapat dipenuhi lebih cepat apabila sewaktu-waktu kembali muncul titik api.

‎Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah berkobar. Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan diperkuat dengan menyiapkan sarana pendukung, termasuk sumber air, peralatan pemadaman serta personel di lapangan.

‎Sinergi antara pemerintah pusat dan jajaran kewilayahan pun terus diperkuat. TNI bersama Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan dan unsur terkait lainnya terus melakukan langkah antisipasi untuk menghadapi ancaman karhutla di Kalimantan.

‎Dengan dukungan helikopter, mesin bor, peralatan pemadaman dan personel di lapangan, penanganan karhutla diharapkan semakin cepat, terukur dan mampu mencegah kebakaran meluas di tengah kondisi kemarau. (dev/KPO-3)


Baca Juga :  Puluhan Hektare Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api di Kujan Kabupaten Lamandau
Iklan
Iklan