Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Puluhan Hektare Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api di Kujan Kabupaten Lamandau

×

Puluhan Hektare Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api di Kujan Kabupaten Lamandau

Sebarkan artikel ini
IMG 20260822 WA0013 e1787367075843

NANGA BULIK, Kalimantanpost.com – Diduga puluhan hektare lahan semak belukar di kawasan RT 9, Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng). terbakar pada Kamis (20/8/2026) malam.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama Kapolres dan Dandim 1017 Lamandau turun langsung memantau kondisi kebakaran sekaligus memastikan upaya pemadaman oleh tim gabungan berjalan maksimal. Kebakaran menjadi perhatian serius karena lokasi berada di kawasan gambut dan api dilaporkan bergerak mengikuti arah angin.

Kalimantan Post

Bupati Lamandau mengimbau masyarakat Kabupaten Lamandau untuk bersama-sama mendoakan agar kebakaran segera dapat dipadamkan dan seluruh personel yang bertugas diberikan keselamatan.

“Mohon doanya untuk masyarakat Kabupaten Lamandau. Sekarang api mengarah ke PT KSO. Seluruh tim gabungan sudah siaga penuh untuk melakukan pemadaman,” ujar Bupati saat berada di lokasi, Kamis malam.

Menurutnya, tim gabungan sebelumnya telah melakukan penyisiran dari wilayah barat. Api yang mengarah ke kawasan Desa Kujan disebut berhasil dikendalikan. Namun, perubahan arah angin membuat titik api bergerak ke sisi lainnya.

“Untuk yang mengarah ke Desa Kujan, alhamdulillah bisa dikendalikan. Hanya arah angin sekarang menuju ke seberangnya,” katanya.

Dalam pemantauan tersebut, kondisi gardu induk yang berada di sekitar kawasan terdampak juga menjadi perhatian. Berdasarkan hasil pengecekan, gardu induk dipastikan masih dalam kondisi aman.

Begitu pula dengan sejumlah tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Bupati menyebut seluruhnya telah dipantau dan sejauh ini masih dalam kondisi aman.

Pengecekan dilakukan bersama Kapolres Lamandau, Dandim, masyarakat, serta pihak PT MML. Seluruh pihak terus bersiaga untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

“Kita berharap api tidak hidup lagi. Gardu induk terpantau aman, beberapa tiang SUTET bertegangan tinggi juga alhamdulillah aman,” ujarnya.

Baca Juga :  Antrean BBM Mengular, Polres Lamandau Bentuk Satgas dan Ancam Tindak Tegas Pengetap

Bupati menjelaskan, lokasi yang terbakar merupakan kawasan gambut yang cukup dalam. Area tersebut sebelumnya pernah dimanfaatkan masyarakat sebagai lahan perladangan.

“Ini areanya adalah area gambut, lumayan dalam. Dulu pernah digunakan untuk ladang warga. Jadi panas apinya lumayan terasa sampai di sini,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim gabungan yang berjibaku melakukan pemadaman di lapangan. Ia berharap seluruh personel diberikan keselamatan dan terhindar dari segala marabahaya selama menjalankan tugas.

Di tengah kondisi cuaca yang kering, Bupati kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Menurutnya, kondisi alam yang sangat kering membuat api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat, mari kita jaga lingkungan kita. Jangan ada yang membakar lahan dulu, karena kondisi alam kita sedang musim El Nino dengan kekeringan,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat ikut berperan dalam mencegah meluasnya kebakaran lahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.

“Semoga apinya cepat padam dan tim yang melakukan pemadaman selalu selamat. Semoga kita semua dilindungi dari segala marabahaya,” pungkasnya.(ek/KPO-3)

Iklan
Iklan