Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Banyak Pesawat Tempur Lalu-Lalang di Jakarta, Penjelasan TNI AU

×

Banyak Pesawat Tempur Lalu-Lalang di Jakarta, Penjelasan TNI AU

Sebarkan artikel ini
IMG 20260828 WA0010 1
Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (17/8/2026). HUT Kemerdekaan Ke-81 RI tersebut mengangkat tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". (Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com –
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menjelaskan aksi lalu-lalang pesawat tempur di langit Jakarta merupakan kegiatan latihan yang dilakukan para penerbang tempur untuk kegiatan Merdeka Run dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI.

Dalam keterangan pers Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (28/8/2026) dijelaskan prosesi latihan itu dilakukan sejak Jumat dini hari, bertepatan dengan aksi demonstrasi yang masih berlangsung di Jakarta.

Kalimantan Post

“Pada Jumat, tiga pesawat F-16 Fighting Falcon lepas landas dari Lanud Iswahjudi menuju kawasan Jakarta dengan sasaran di sekitar Monumen Nasional (Monas). Setelah melaksanakan penerbangan sesuai rute yang telah direncanakan, ketiga pesawat tersebut kemudian mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma,” ucap Nyoman.

Pada Sabtu (29/8), lanjut dia, tiga pesawat tempur itu kembali terbang ke wilayah langit Jakarta untuk melakukan aksi flypast saat pembukaan kegiatan Merdeka Run sebelum kembali ke pangkalan ke Lanud Isjwahjudi, Magetan, Jawa Timur.

Untuk diketahui, kegiatan Merdeka Run yang merupakan ajang lomba lari ini digelar pada Sabtu (29/8) pagi sejak pukul 04.00 WIB dengan rute sejauh 8 kilometer dari Istana Negara, Jakarta.

“Selain F-16 Fighting Falcon, rangkaian penerbangan juga melibatkan pesawat CN-295 yang membawa penerjun serta helikopter EC-725 Caracal yang membawa giant flag. Seluruh rangkaian tersebut akan dipadukan dengan pelaksanaan Merdeka Run sebagai bagian dari peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkap Nyoman.

Dengan demikian, ia membantah bahwa pengerahan pesawat tempur itu dilakukan untuk hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan ajang Merdeka Run. (Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Karhutla di Kalsel Dipicu Iklim tapi Disebabkan Manusia
Iklan
Iklan