Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Banjarmasin Perkuat PAUD Holistik Integratif, Tumbuh Kembang Anak Jadi Perhatian Utama

×

Banjarmasin Perkuat PAUD Holistik Integratif, Tumbuh Kembang Anak Jadi Perhatian Utama

Sebarkan artikel ini
IMG 20260831 WA0049
Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani melihat langsung penerapan program HI saat kunjungan di PAUD Negeri Pembina Inti Banjarmasin Tengah. (Kalimantanpost.com/Hamdi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Upaya memperkuat pendidikan anak usia dini terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin. Tidak hanya menitikberatkan pada proses pembelajaran, kebutuhan kesehatan, gizi, perlindungan hingga pengasuhan anak juga menjadi bagian penting melalui program PAUD Holistik Integratif (HI) Ceria.

Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani turut melihat langsung penerapan program tersebut saat melakukan kunjungan ke PAUD Negeri Pembina Inti Banjarmasin Tengah, Senin (31/8/2026). Sekolah tersebut menjadi salah satu satuan pendidikan percontohan dalam pelaksanaan PAUD HI.

Kalimantan Post

Konsep Holistik Integratif mendorong pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini secara menyeluruh dan terpadu.

Maka dari itu, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan belajar di kelas dan pembentukan karakter, tetapi juga mencakup layanan kesehatan, pemantauan gizi, perlindungan anak, pola pengasuhan serta kesejahteraan peserta didik.

Neli Listriani menuturkan PAUD HI Ceria disiapkan sebagai langkah untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, khususnya pada periode emas usia 0-6 tahun. Pelaksanaannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar berbagai kebutuhan anak dapat terpenuhi.

Dalam kunjungannya, Neli mendampingi langsung berbagai aktivitas yang dilakukan anak-anak, mulai dari kegiatan pembelajaran, bermain hingga penerapan layanan kesehatan dasar di lingkungan sekolah.

Selain kegiatan bersama peserta didik, kunjungan tersebut juga dirangkai dengan program parenting bagi orang tua. Dalam kegiatan itu, orang tua diberikan pemahaman mengenai pentingnya Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebelum anak memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).

Ia mengaku turut merasakan kebahagiaan melihat semangat anak-anak dalam mengikuti berbagai kegiatan.

“Melihat antusiasme anak-anak, kami pun merasa kembali muda dan mengenang masa lalu karena melihat mereka bersemangat dalam belajar memilah sampah, mencuci tangan yang baik dan benar, menggosok gigi, mengenal bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh dipegang. Hari ini kami mendampingi mereka dalam setiap pembiasaan positif, termasuk menikmati program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Alalak Tagih Janji Pemko Banjarmasin, Makam Sultan Suriansyah Dinilai Terbengkalai

Ia juga menekankan bahwa orang tua tidak harus menjadi sosok yang sempurna. Menurutnya, kehadiran, kasih sayang dan kehangatan orang tua justru menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.

“Tidak perlu orang tua yang dituntut sempurna, namun hadir dengan penuh kehangatan membersamai anak, memeluk dan menyayangi mereka, itu sudah lebih dari cukup,” pesannya kepada para ibu yang berhadir.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi untuk melihat pelaksanaan PAUD HI di lapangan sekaligus memperluas penerapannya ke satuan pendidikan lainnya di Kota Banjarmasin.

Bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, ia menyebut pihaknya akan terus menyusun langkah strategis untuk mengajak lebih banyak orang tua mendaftarkan anak mereka ke satuan pendidikan PAUD.

“Gerakan sosialisasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Kota Banjarmasin sudah terserap sekitar 50 persen. Kami akan terus menggalakkan ini kepada para orang tua. Salah satu strategi terdekat adalah mencetuskan Perwali untuk memberikan beasiswa bagi anak-anak yang ingin masuk satuan PAUD,” tutur Neli.

Dukungan terhadap pendidikan anak usia dini juga semakin diperkuat dengan adanya perluasan bantuan pendidikan dari pemerintah pusat pada 2026.

“Di tahun 2026, pemerintah pusat juga memberikan PIP (Program Indonesia Pintar) untuk satuan PAUD. Kalau dulu hanya di tingkat SD dan SMP, alhamdulillah sekarang sudah sampai ke tingkat PAUD. Ini bagian dari komitmen kita untuk dapat menyalurkan PIP maupun beasiswa ini bagi anak-anak PAUD di Banjarmasin,” pungkasnya. (ham/KPO-3)

Iklan
Iklan