Banjarmasin, KP – Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby mengapresiasi kesigapan para relawan yang terus berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Banjarbaru.
Selain menyampaikan penghargaan atas dedikasi para relawan, Lisa juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan selama menjalankan tugas di lapangan.
“Ulun atas nama pribadi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh relawan yang telah berkolaborasi, bersinergi dan bergotong royong untuk memadamkan karhutla di Banjarbaru,” ujar Lisa dalam keterangannya di Banjarbaru, Selasa (1/9/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan setelah Lisa sebelumnya turun langsung menemui para relawan di posko kawasan Jalan Karya Manuntung, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Minggu (30/8/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kota Banjarbaru itu menjadi bentuk dukungan moril bagi para relawan yang tengah melakukan pemadaman dan pembasahan lahan guna mencegah api kembali muncul dan meluas, khususnya di kawasan rawan karhutla.
Selain memberikan semangat, Lisa juga menyerahkan bantuan dana dari kantong pribadinya untuk mendukung kebutuhan operasional para relawan selama bertugas di lapangan.
Wali Kota turut mengingatkan seluruh petugas dan relawan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan. Menurutnya, penggunaan alat pelindung diri (APD) sangat penting mengingat lokasi kebakaran memiliki berbagai risiko, termasuk paparan asap dan kondisi lingkungan yang tidak sehat.
“Kami minta seluruh petugas maupun relawan di lapangan menggunakan APD saat melaksanakan pemadaman karhutla. Gunakan masker maupun perlengkapan lainnya sehingga aman dan selamat dalam menjalankan tugas,” ucapnya.
Lisa menegaskan, relawan memiliki kontribusi besar dalam membantu pemerintah daerah menghadapi ancaman karhutla. Karena itu, kerja sama lintas unsur harus terus diperkuat.
“Relawan harus menjaga kesehatan selama bertugas, terutama ketika harus berhadapan dengan asap dan kondisi lingkungan yang kurang sehat. Teruslah berkolaborasi, bersinergi dan bergotong royong karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri menangani karhutla,” katanya.
Menurut Lisa, penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, relawan hingga dunia usaha. Semangat gotong royong dinilai menjadi kunci agar upaya pencegahan dan penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
“Paling penting, relawan jangan merasa berjuang sendiri di lapangan menangani bencana ini. Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha juga bersama-sama menjaga Banjarbaru dari ancaman karhutla,” tegas Lisa.
Dalam kunjungan tersebut, Lisa didampingi sejumlah pihak, termasuk anggota HIPMI Kota Banjarbaru.
Sementara itu, Ketua Komunitas Relawan Liang Anggang, Andre, mengapresiasi perhatian Wali Kota Banjarbaru yang turun langsung ke lokasi dan memberikan dukungan kepada relawan.
“Kami, khususnya Komunitas Relawan Liang Anggang, sangat senang atas kedatangan Ibu Wali Kota. Apalagi beliau memberikan dukungan langsung di lapangan. Ini menunjukkan perhatian dan andil pemerintah terhadap relawan swasta yang turut menangani karhutla,” tuturnya. (Nau/K-5)















