Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tabalong

Satu Desa Satu WiFi dan Beasiswa Jadi Unggulan

×

Satu Desa Satu WiFi dan Beasiswa Jadi Unggulan

Sebarkan artikel ini
Hal 8 Tabalong Adv 1 3 klm 1
KP/Ist

Tanjung, KP – Pemerintah Kabupaten Tabalong menempatkan sejumlah program pembangunan daerah sebagai langkah strategis dan preventif dalam melindungi serta memenuhi hak-hak anak, mulai dari penyediaan ruang terbuka hijau ramah anak hingga pemberian beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani SH ST MT, saat membuka kegiatan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Tabalong, belum lama tadi di Gedung Informasi Tabalong, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tanjung.

Kalimantan Post

Dalam penyampaiannya, Haji Fani (sapaan akrab Bupati) menegaskan bahwa program Kabupaten Layak Anak tidak sekadar berkaitan dengan upaya meraih penilaian atau penghargaan, melainkan harus terintegrasi menyatu dengan seluruh kebijakan pembangunan daerah.

Salah satu program unggulan yang dinilai langsung mendukung pemenuhan hak anak adalah kebijakan satu desa satu WiFi gratis, yang dilengkapi dengan pembangunan ruang terbuka hijau ramah anak. Fasilitas ini diharapkan memberi ruang bagi anak-anak di desa untuk bermain, belajar, dan beraktivitas secara aman di lingkungannya sendiri, tanpa harus pergi ke pusat kota.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tabalong juga menyalurkan beasiswa khusus bagi anak dari keluarga kurang mampu pada jenjang SD dan SMP. Kebijakan ini menjadi langkah antisipatif untuk mencegah putus sekolah sekaligus menjamin kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak di daerah tersebut.

“Langkah-langkah preventif yang kami lakukan untuk memastikan anak-anak Tabalong benar-benar terlindungi. Ini bukan hanya soal penilaian. Tetapi ini sebenarnya program masa depan kita untuk membentengi manusia yang unggul di Tabalong dengan melindungi dia, memastikan dia sekolah, dan memberi beasiswa meskipun dia tidak mampu,” tegas Muhammad Noor Rifani.

Haji Fani menambahkan, pemenuhan hak anak di Tabalong bukan semata-mata diarahkan untuk mengejar predikat Kabupaten Layak Anak. Lebih dari itu, upaya ini ditujukan untuk menjamin setiap anak mendapatkan pemenuhan hak atas pendidikan, kesehatan, serta ruang tumbuh kembang yang aman dan nyaman, yang pada akhirnya menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi Tabalong yang unggul di masa depan. (ros/K-6)

Baca Juga :  SarabaKawa Mineral, Produk Air Minum Daerah di APKASI Expo 2026
Iklan
Iklan