Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Sopir Tewas Tergilas Truk Sendiri di Gunung Kayangan Tanah Laut

×

Sopir Tewas Tergilas Truk Sendiri di Gunung Kayangan Tanah Laut

Sebarkan artikel ini
IMG 20260908 WA0009 e1788798300130

PELAIHARI, Kalimantanpost.com – Sebuah insiden kecelakaan maut yang merenggut nyawa pengemudi truk di Rest Area Gunung Kayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, pada Senin (7/9/2026) sore, akhirnya terungkap.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 14.00 Wita ini murni dipicu oleh unit truk bermuatan pipa PDAM yang mendadak bergerak sendiri saat ditinggal beristirahat, hingga melindas sang sopir yang berusaha menghentikan kendaraan.

Kalimantan Post

Truk tersebut diketahui tengah dalam perjalanan mengangkut pipa menuju arah Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kasat Lantas Polres Tanahlaut, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, menjelaskan peristiwa bermula saat armada truk baru saja diparkirkan oleh sopir dan kernetnya untuk beristirahat.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub), truk yang awalnya terparkir tiba-tiba bergulir tanpa kendali.

“Sopir dan kernet mencoba menghentikan dengan mengganjal. Sopir terlempar kemudian mencoba menaiki kabin, namun terjatuh dan terlindas ban depan truk hingga terlindas kembali oleh ban belakang,” ujar Iptu Adhitya saat memberikan keterangan resmi di lokasi kejadian.

Akibat luka parah yang dideritanya, pengemudi berinisial AS tersebut meninggal dunia di tempat. Petugas gabungan langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD H. Boejasin Pelaihari.

Sebelum laju truk berhasil dihentikan setelah menabrak sebuah pohon di area rest area, kendaraan yang meluncur bebas itu sempat merusak stand warung warga serta menyenggol bagian belakang satu unit mobil Daihatsu Rocky yang terparkir.

Kendati demikian, insiden ini dipastikan tidak sampai mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Pelaihari–Banjarmasin.

Di sisi lain, terkait kerugian material yang menimpa warga dan pemilik kendaraan terdampak, pihak keluarga korban menyampaikan iktikad baik untuk mengganti seluruh biaya kerusakan.

Baca Juga :  Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Telah Berakhir

Kesepakatan kekeluargaan pun telah tercapai, sehingga perkara kerugian materiil ini resmi dinyatakan berujung damai. (rzk/KPO-3)

Iklan
Iklan